Kampanye ini bersamaan dengan gelaran rangkaian acara Ulang Tahunnya yang ke-5.
Kampanye digelar dengan memasang stiker Anti Penggunaan Bahu Jalan di Jalan Tol pada masing-masing mobil AXIC..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita coba mulai dari kita sendiri, baru kemudian keluar. Harapannya, kesadaran akan bahayanya menggunakan bahu jalan semakin tinggi," ujar pentolan AXIC, Bagus Brawono, disela-sela acara Ultah AXIC di Redline Gokart, Kelapa Gading, Jakarta, Minggu (5/4/2009).
Kampanye anti penggunaan bahu jalan dipilih karena menurut mereka, sudah banyak yang jadi korban akibat banyaknya pengguna mobil yang menggunakan bahu jalan di jalan tol.
Selain itu, bahkan beberapa anggota dari AXIC pun sudah ada yang menjadi korban, sehingga menurut mereka, kampanye seperti ini perlu untuk terus ditingkatkan.
"Ada beberapa anggota AXIC yang jadi korban, maupun juga yang melakukan
pelanggaran tersebut, karenanya kita sudah melakukan teguran secara internal," ujar Bagus.
Bagus mengakui, untuk megkampanyekan anti penggunaan bahu jalan memang tidak semuadah yang dibayangkan, karena kondisi di lapangan pastinya berbeda.
"Banyak yang komplain memang, seperti misalnya mereka menggunakan bahu jalan karena di kanan banyak truk yang jalannya lambat," ujarnya
Karenanya, AXIC membutuhkan instansi yang lebih besar seperti Ikatan Motor Indonesia (IMI) maupun ATPM-ATPM dari setiap merek kendaraan untuk ikut mendukung kampanye tersebut.
"Harapannya, ini bisa menjadi agenda nasional, sehingga kesadaran untuk tidak menggunakan bahu jalan di jalan tol semakin meningkat," ujar Bagus.
Sebagai bukti kongkritnya, pada acara tersebut turut hadir perwakilan dari IMI dan Oli Top1 sebagai bentuk dari dukungan mereka terhadap kampanye Anti Penggunaan Bahu Jalan di jalan tol ini.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta