Dihadang Warga Bawa Balok, Kelompok Pemotor Sunmori Dipaksa Tuntun Motor

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Kamis, 05 Agu 2021 20:38 WIB
Segmen sport fairing 250 cc semakin lengkap setelah kehadiran Yamaha New YZF-R25 yang menemani Kawasaki New Ninja 250 dan Honda All New CBR250RR. Yuk kita adu.
Ilustrasi sunmori Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Kegiatan berkendara Sunmori atau Sunday morning ride memang asyik dilakukan. Namun perlu diingat, jangan sampai perjalanan kamu malah mengusik aktivitas dan ketenangan warga sekitar.

Sebuah video viral di media sosial Instagram memperlihatkan sejumlah warga melakukan aksi pencegatan terhadap kelompok pengendara motor. Diketahui, pengendara motor tersebut sedang melakukan Sunmori, namun kegiatannya justru mengganggu masyarakat setempat.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @info_kukar, terlihat warga tengah mencegat sejumlah kelompok pengendara motor. Sebagian warga terlihat membawa balok kayu dan berusaha memutar balik pengendara motor tersebut.

Peristiwa ini terjadi di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, beberapa hari yang lalu. Jalan tersebut merupakan poros lintas antara kota Samarinda dengan Balikpapan dan sudah sering dilalui pengendara motor yang melakukan Sunmori.

Dalam keterangan yang tertulis, masyarakat sekitar merasa terganggu oleh aktivitas dari para pengendara motor yang melakukan Sunmori. Selain mengeluarkan suara bising di telinga, warga juga khawatir dengan keselamatan pengendara lain dan juga masyarakat sekitar.

Tentunya, video ini mengundang sejumlah reaksi netizen di kolom komentar. Banyak di antara mereka yang juga kesal dengan aksi Sunmori oleh pengendara sepeda motor, lantaran hanya bikin kegaduhan dan bisa menimbulkan kecelakaan.

"Selain ganggu warga, ganggu pengendara lain juga kalau ngebut-ngebut ga jelas gitu," tulis pemilik akun @sylvateja_

"Akhirnya terjadi Juga hehe.. Meresahkan sih menurutku ni.. Knalpotnya bikin gemes.. Jalan umum ngab bukan tempat balap wkwkwk," kata pemilik akun @arialzinoer

"Kadang memang kalau pengendara yang jenis ini, kalau lewat seakan nggak ada putusnya, selain mengakibatkan polusi suara, bagi kami pengendara motor biasa terkadang was-was dan takut ketika tiba-tiba nyelip," ujar pemilik akun @m.ysf_kadir

Sementara itu, unggahan akun Facebook milik RsbRelawan Siaga Batuah juga mengeluhkan soal kegiatan Sunmori. Bahkan setiap Minggu jalanan selalu ramai dilewati kelompok pengendara motor dan sering terjadi kecelakaan.

"Sudah banyak korban berjatuhan di wilayah desa Batuah, setiap hari Minggu pasti ramai pengendara roda 2 yang sampai mengakibatkan banyaknya korban yang terjatuh dan kami pun sudah berusaha melakukan yang kami mampu, kami dari team relawan siaga batuah, selalu siap siaga namun untuk saat ini kadang kami bingung akan membawa korban ke RS mana, Sedangkan RS di Samarinda banyak yg sudah penuh, kami hanya bisa memberikan pertolongan pertama pada korban untuk saat ini..." tulis akun tersebut.

Hal ini harus menjadi kesadaran bagi masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor. Jika ingin melakukan kegiatan Sunmori, lakukanlah dengan cara tertib dan aman.

Jangan sampai kejadian seperti ini terus terjadi dan menimbulkan keresahan. Gunakan juga pelindung keselamatan, seperti helm, jaket, dan sarung tangan, serta hindari aksesori motor yang menimbulkan kegaduhan.



Simak Video "Pelajaran dari Pemotor Honda Beat Tewas Ditabrak Moge di Bintaro"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)