Jumat, 22 Jun 2018 18:00 WIB

Perjuangan Ayah Naik Motor 21 Tahun Cari Anak yang Hilang

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Guo Gangtang selama dua dekade terakhir mencari putranya yang hilang. Foto: Shanghaiist Guo Gangtang selama dua dekade terakhir mencari putranya yang hilang. Foto: Shanghaiist
Litaitun, Shandong - Seorang ayah di China ini tetap semangat mencari anaknya yang hilang. Berpuluh-puluh tahun dia mencari anaknya dengan mengendarai sepeda motor.

Diberitakan Shanghaiist, seorang ayah itu bernama Guo Gangtang. Selama dua dekade terakhir dia mencari putranya yang hilang. Dia mencari sampai keliling China.



Hilangnya putra Guo awalnya terjadi pada 21 September 1997 pagi hari. Guo pergi kerja ke tambang terdekat lebih awal dari biasanya, sementara istrinya sedang memasak di dapur. Namun, anaknya bernama Guo Zhen yang saat itu berusia 2 tahun bermain di luar.

Seorang wanita dilaporkan telah mendekati Zhen. Saat Guo pulang kerja, putranya tak ditemukan.

Warga desa Litaitun, Provinsi Shandong, China, dengan cepat membantu mencari Zhen. Mereka mencari sampai ke terminal bus, tapi tidak ada kejelasan.



Yakin anaknya diculik, Guo kemudian mencari petunjuk di surat kabar dan menulis banyak surat kepada biro polisi, relawan, kerabat dan teman-temannya di seluruh China. Kapan pun dia menerima petunjuk yang menjanjikan, dia akan naik motor ke lokasi, tak peduli seberapa jauh.

Tak cuma menunggu, Guo selalu berpergian mencari anaknya dengan membawa persediaan terbatas. Selama 21 tahun terakhir, Guo telah berpergian ke-29 provinsi di China untuk mencari putranya. Dia keliling China pakai sepeda motor.

Tak tanggung-tanggung, Guo sudah menempuh jarak 400.000 kilometer. Sudah 10 sepeda motor dia pakai untuk mencari anaknya selama ini.

"Hanya ketika saya di jalan mencari dia, saya merasa seperti seorang ayah. Saya tidak bisa berhenti karena saya tidak mau mengecewakan anak saya," kata Guo pada 2015 lalu.

Pada 2015, kisah Guo ini diadaptasi ke layar lebar dalam film Lost and Love yang dibintangi Andy Lau. Film dan sejumlah artikel berita telah membantu membawa banyak perhatian pada kasus Guo, tetapi sejauh ini tak ada kabar baik soal putranya.

"Selama ada secercah harapan, saya tidak akan menyerah. Nama putra saya adalah Guo Zhen. Ia lahir pada April 1995. Ada bekas luka di kaki kecil kirinya," kata Guo.

Selama pencarian putranya, Guo turut membantu orang-orang yang kehilangan buah hatinya. Dia juga berhasil membantu banyak orang bertemu anak-anaknya yang hilang.

"Alasan saya melakukan ini sangat sederhana" saya merasa sangat bersalah, saya tidak merawat anak saya. Ketika saya menemukan anak-anak dari orang lain, kebahagiaan mereka seperti keajaiban. Tapi saya juga berpikir, mengapa keajaiban tidak dapat terjadi pada saya?" katanya. Semoga cepat bertemu dengan sang buah hati ya. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed