Minggu, 14 Jan 2018 15:27 WIB

Pakai Motor Pinjaman, Kids Zaman Now Marah-marah saat Ditilang

Agus Setyadi - detikOto
Foto: Screenshot Instagram lantas_aceh_singkil Foto: Screenshot Instagram lantas_aceh_singkil
Aceh Singkil - Ada-ada tingkah kids jaman now saat berhadapan dengan polisi lalu lintas. Takut ditilang karena pakai motor pinjaman, seorang anak di Aceh Singkil, Aceh marah-marah ke polisi. Ia juga sempat mengeluarkan kata-kata kotor sambil menangis.

Ditengok detikcom dalam video yang menyebar di Instagram, seorang anak mengenakan kaos hitam dan duduk di atas motor. Ia menangis meminta kunci motornya dikembalikan. Di sampingnya, berdiri seorang polisi lalu lintas berpangkat Ipda.

Sang polisi meminta agar anak tersebut pulang dulu dan memanggil pemilik motor. Tapi dia tetap bersikeras meminta kuncinya dikembalikan. Setelah mengetok motor sambil marah-marah, anak tersebut mengambil sesuatu di tanah, lalu mau berjalan ke arah polisi lain.

Namun baru hendak berjalan, langkahnya ditahan oleh polisi yang "menemainya". Dengan sabar, sang polisi membujuk anak tersebut agar pulang saja dulu naik becak. Ongkosnya juga dibayari.

"Saya bayar becaknya. Masih kecil dek jangan sok keras. Panggil yang punya kendaraan suruh kemari," kata polisi yang mengenakan rompi lalu lintas tersebut dengan nada santai.

Mendengar permintaan polisi, sang anak memberi penjelasan sambil menangis. Dia mengaku takut memanggil pemilik kendaraan. Apalagi harus membayar biaya tilang.

"Saya gak mau dia yang bayar (tilang) pak, saya takut pak. Keretanya masak dia yang bayari," ungkap anak tersebut.

Kasat Lantas Polres Aceh Singkil, AKP Syukrif Panigoro, mengatakan, anak tersebut terjaring dalam razia yang digelar di Jalan Lintas Aceh-Medan di kawasan Subussalam-Medan, dan Rimo-Subussalam. Razia yang digelar personel Polres Singkil ini sasarannya yaitu pelanggar kasat mata seperti tidak mengenakan helm saat berkendara.

"Kejadiannya itu pada Sabtu (13/1/2018) kemarin saat razia. Anak tersebut tetap kami tilang," kata Syukrif saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (14/1).

Syukrif juga memberi petuah kepada orang tua agar lebih peduli keselamatan anak mereka di jalan raya. Dalam akun instagram Lantas Aceh Singkil, juga diberi keterangan lengkap dengan sejumlah pasal.

"Kami peduli keselamatan anak anda di jalan. Jangan salah membahagiakan anak, sayangilah anak anda selagi ada. Didik dan ajarilah mereka dengan cara yang benar. Masa depan bangsa ada dipundak mereka. Jangan biarkan mereka terjerumus dan menjadi korban laka lantas karena keaptisan kita sebagai orang tuanya," ungkap Syukrif.


Kids Zaman Now Kami Peduli Keselamatan Anak Anda di Jalan. Jangan Salah Membahagiakan Anak Sayangilah anak anda selagi ada Didik dan ajarilah mreka dg cara yg benar.Masa depan Bangsa Ada dipundak Mereka. Jgn Biarkan Mreka terjerumus Dan menjadi korban Laka Lantas karena keaptisan kita sebagai org tuaNya. SebagaiMana diatur dalam UU no 22 th 2009 ttg Lalulintas & Angkutan Jalan Pasal 77 ayat 1 Setiap orang yang mengemudika kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai dengan kendaraan yang dikemudikan". Pasal 81 Untuk mendapatkan SIM setiap orang harus memenuhi beberapa syarat. Salah satunya usia untuk SIM A, C dan D minimal 17 tahun, untuk SIM B I 20 tahun dan untuk SIM B II 21 tahun. Pasal 281 : Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang tidak memiliki SIM dapat dikenakan pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta". Stop Pelanggaran Stop Kecelakaan Keselamatan untuk Kemanusiaan #kidszamannow #saveanak #korlantaspolri #ditlantaspoldaaceh #kamseltibcarlantas #ntmcpolri #polantasindonesia

A post shared by Satlantas Polres Aceh Singkil (@lantas_aceh_singkil) on Jan 13, 2018 at 3:18am PST

(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed