Melihat aksi para pelanggar, pemerintah Kota Jakarta sampai harus membangun pembatas jalan setinggi sekitar 70 cm di beberapa jalur TransJ di jakarta. Paling tidak pembatas itu untuk menghalau laju para pelanggar.
Para pemotor itu tidak sadar jika perilakunya sangat membahayakan dirinya dan orang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikOto di lapangan beberapa hari lalu, para pemotor ini menembus jalur bus TransJ seenak hatinya. Padahal bus TransJ yang tepat di belakang mereka sudah membuyikan klakson beberapa kali. Namun mereka tidak mengindahkan peringatan sopir TransJakarta.
Nah, aksi para 'begundal' itu tiba-tiba terhenti setelah mengetahui polisi lalu lintas menghadang di depan. Beberapa pemotor putar balik arah untuk menghindari petugas polisi. Beberapa pemotor lainnya tertangkap.
Pemotor yang mencoba menghindari kejaran petugas polisi langsung memanfaatkan celah pagar pembatas untuk melarikan diri.
Satu persatu mereka keluar dari lajur TransJ dengan sangat tertib. Parahnya, bus TransJ sampai berhenti menunggu para pemotor ini keluar dari lajur TransJ.
Pengendara bus TransJ yang tidak sabar beberapa kali mengklakson para begundal ini. Ckckck!
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Sewa Rp 160 Juta/Bulan, Segini Harga Mobil Land Rover yang Dipakai Wali Kota Samarinda