Kejadian tidak mengenakkan itu menimpa keluarga Mirza Rachman tepatnya 28 Januari lalu. Mirza menuturkan insiden itu dimulai dari lampu merah di RS Permata Hijau.
Mirza dan kakak perempuannya menumpang mobil Innova yang dikemudikan sang ayah. Tiba-tiba dari arah belakang terdengar suara keras karena motor menabrak mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh bapak dikejar ada apa, pas di atas jembatan kami berhenti, dan melihat apakah ada yang luka atau kenapa, tiba pengendara motor mau hantam bapak, dia ngancam dan mau pukul saya turun dan melerai. Saya kasihan bapak udah berumur, saya lerai, tiba tiba kakak perempuan saya buka kaca sambil melerai dan kasih tahu supaya anak perempuan yang dibonceng diam dan tutup mulut, e e tiba tiba bapaknya datang langsung ninju muka kakak saya, darah langsung ngalir dan pelipisnya pecah," ujarnya.
Karena jalanan macet dan kakak perempuan mau pingsan, pemotor yang kebetulan berada di sekitar tempat itu menganjurkan untuk segera dibawa ke dokter.
"Karena kami panik langsung saya bawa ke RS Pertamina untuk minta visum, dan orangnya kabur, perkiraan umur 45 tahun, badan kekar, dan anaknya seragam SMA, dan kami sudah lapor ke Polres Jakarta Selatan, penyidik melihat dan kasihan kenapa kok perempuan yang dianiaya," tuturnya.
Gara-gara pukulan itu kakak Mirza harus mendapat empat jahitan, matanya bengkak. "Setelah lapor dan diusut, ternyata, pemiliknya orang Bekasi, saat kejadian dia lagi kerja, sampai sekarang kasusnya melayang, jadinya kami pasrah," ujarnya lirih.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun