Memang tidak semua pemotor arogan seperti itu. Banyak juga diantara mereka yang disiplin, mau antri serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Tapi para pemotor baik ini kalah pamor dibanding pemotor nakal dan yang suka main seenaknya.
"Yang paling menyebalkan itu kalau mereka mengambil jalur orang lain, kemudian menyenggol spion dan kabur seenaknya," terang Widya, yang biasa membawa mobil ke kantor saat berbincang, Selasa (23/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi pemotor yang menyebalkan itu memang harus diperangi. Pemotor harus didisiplinkan. Berulang kali, TMC Polda Metro Jaya dalam akun tiwtternya memberikan imbauan agar pemotor tertib, tidak menyerobot, dan mematuhi rambu lalu lintas. Tetapi ya itu tadi, banyak pemotor bandel yang tak mempan diberi imbauan.
"Ini masalah budaya, perilaku masyarakat," tutur pengamat perkotaan, Yayat Supriyatna saat berbincang.
Yayat menilai, pihak kepolisian menjadi garda terdepan dalam penertiban disiplin pemotor ini. Selain itu, dia juga menyarankan agar pendidikan di sekolah-sekolah memberikan pelajaran mengenai disiplin di jalan.
"Perilaku tidak bisa diubah dalam sesaat, tetapi harus melalui pendidikan disiplin," tegasnya.
(ndr/syu)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini