Ambil antrean ngecas mobil listrik di SPKLU bisa digital. Tapi antrean kamu bisa dibatalkan kalau tak datang antrean tepat waktu.
Udah pada tahu belum antre ngecas mobil listrik bisa lewat online. Kamu juga bisa memantau antrean itu secara realtime. Jadi kalau mau ditinggal sembari menunggu giliran, kamu nggak perlu khawatir antrean diselak orang lain. Antrean digital di SPKLU itu bisa dipantau melalui fitur AntreEV di aplikasi PLN Mobile. Jadi ini berlaku untuk ngecas mobil listrik di SPKLU PLN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara Ambil Antrean Ngecas di SPKLU
Lewat fitur ini, kamu nggak perlu nunggu di samping charger. Lalu gimana cara menggunakannya? Ikutin langkah-langkah berikut.
1. Buka PLN Mobile dan pilih menu EV
2. Cari dan pilih SPKLU yang dituju
3. Scan WR yang tersedia di lokasi SPKLU
4. Masuk ke fitur AntreEV untuk melihat kondisi antrean
5. Cek jumlah antrean dan estimasi waktu tunggu
6. Tunggu giliran atau pilih SPKLU alternatif yang tersedia
Meski sudah ambil antrean, kamu tak berarti bisa leha-leha ya. Dijelaskan kamu tetap hadir tepat waktu. Jika dalam 2 menit tidak ada respon saat giliran tiba, antrean akan otomatis dibatalkan dan dilanjutkan ke antrean berikutnya. Nah jadi jangan sampai terlewat dari 2 menit ya supaya antrean kamu nggak dibatalkan dan beralih ke antrean selanjutnya.
Adapun jumlah SPKLU di Indonesia berdasarkan data di PLN Mobile sudah mencapai 5.046 unit. Pembangunan SPKLU juga terus digenjot guna memenuhi kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik yang terus tumbuh.
Sementara itu, penjualan mobil listrik di dalam negeri juga terus menanjak. Berdasarkan data penjualan yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mobil listrik atau battery electric vehicles (BEV) sepanjang tahun ini sudah terdistribusi sebanyak 83.758 unit atau naik 88,6 persen dibanding Januari-Juli tahun lalu.
Selain mobil listrik, mobil berteknologi PHEV juga bisa menggunakan fasilitas di SPKLU. Penjualannya juga belakangan terus merangkak. Sepanjang Januari hingga Juli tahun ini, mobil Plug in Hybrid Electric Vehicles (PHEV) sudah terdistribusi 6.988 unit, padahal tahun lalu cuma dikirim sebanyak 2.088 unit.
(dry/din)










































