Mobil Tesla Disetop Polisi di China, Enggak Boleh Lewat Tol?

Tim detikcom - detikOto
Selasa, 27 Apr 2021 16:22 WIB
Tesla diduga enggak boleh lewat tol
Tesla diduga enggak boleh lewat tol Foto: tangkapan layar Twitter
Guangzhou -

Tesla tengah dirundung masalah keselamatan di China. Buntutnya, para pengguna Tesla mengeluh di media sosial karena kepolisian lalu lintas Guangzhou, Provinsi Guangdong, China Selatan memberhentikan mobil Tesla dan tidak boleh melintasi jalan tol.

Peristiwa ini berkaitan dengan keselamatan Tesla, pertama aksi protes wanita pemilik Tesla Model 3 yang tengah dipamerkan di Shanghai Auto Show, karena mobilnya mengalami kerusakan pada rem.

Dikutip Electrek, Selasa (27/4) masalah lain juga datang di Guangzhou, sebuah laporan tentang kecelakaan fatal. Sebuah mobil Tesla kehilangan kendali saat menyalip dan terbakar setelah bertabrakan dengan penghalang beton di sisi kanan jalan.

Baru-baru ini beberapa pemilik Tesla memposting di media sosial bahwa mereka dihentikan oleh pihak berwenang dari mengemudi di jalan raya dengan kendaraan mereka di tengah kota, dan saat masuk ke dalam tol.






Merespons hal tersebut Tesla mengeluarkan pernyataan resmi lewat akun Weibo. Tesla siap memberikan data kecelakaan tersebut kepada pihak-pihak berwenang untuk diselidiki lebih lanjut.

"Sore ini (23/4), kami secara proaktif menghubungi Administrasi Pengawasan Pasar Kota Zhengzhou dan melaporkan situasi yang relevan. Demi melindungi hak dan kepentingan konsumen, kami bersedia bekerja sama sepenuhnya dan memberikan data mentah kendaraan setengah jam sebelum kejadian kepada lembaga penilai pihak ketiga atau teknologi yang ditunjuk oleh pemerintah," tulis pernyataan resmi Tesla.

Sementara dikutip dari Global Times, pihak Kepolisian menegaskan tidak bermaksud untuk menyekat mobil-mobil Tesla.

"Kami mengambil tindakan pengendalian sementara yang normal untuk arus lalu lintas sesuai dengan kebutuhan pekerjaan manajemen lalu lintas jalan, bukan untuk jenis kendaraan tertentu," kata polisi lalu lintas Guangzhou di akun resminya di Weibo, platform mirip twitter China.

Tanggapan itu muncul setelah sebuah video di-posting pada hari Jumat oleh seorang blogger otomotif di Weibo yang menunjukkan beberapa mobil Tesla dicegat di jalan raya dengan sebuah mobil polisi tetap berada di dekatnya.

Segera setelah pengumuman resmi oleh polisi lalu lintas Guangzhou, blogger mobil, dengan 660.000 penggemar, memposting sebagian dari catatan kertas seperti memo internal dari dalam otoritas lalu lintas, isinya supaya memberikan keamanan bagi armada --yang diduga kendaraan dinas pejabat yang akan berkunjung di wilayah tersebut--. Di mana personel brigade yang sedang bertugas di semua yurisdiksi harus melakukan tindakan pengendalian pada kendaraan Tesla, dan dilarang keras untuk kendaraan tersebut mendekati atau memasuki rute penjagaan.



Simak Video "Ngulik Tesla Model 3 Milik Polri untuk Patroli"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)