Rezeki Anak Soleh, Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Dapat Angpao Mobil Mewah

Tim detikcom - detikOto
Minggu, 07 Feb 2021 07:45 WIB
Jusuf Hamka
Jusuf Hamka Foto: Luthfy Syahban
Jakarta -

Jusuf Hamka, bos jalan tol di Indonesia baru saja mendapatkan angpao imlek tak biasa. Jika biasanya angpao berisikan uang, kali ini ia mendapatkan kunci mobil mewah.

Mantan Dirut PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) membagikan hal tersebut melalui laman Instagram pribadinya.

"Apa ini, wih kunci mobil, Alhamdulillah rezeki anak sholeh. Hari ini saya dapat angpao Imlek tapi berupa kunci mobil dan mobilnya dari Habib Ali Muhammad, dan beliau mewakafkan mobilnya untuk dimanfaatkan pembangunan masjid-masjid babah alun lainnya, dan pembukaan nasi kuning lainnya," kata Jusuf Hamka seperti dilihat detikOto, Minggu (7/2/2021).

Ya, mobil Rolls-Royce Phantom Drophead Gold Plate milik Habib Ali Muhammad dipercayakan kepada Jusuf Hamka merupakan wakaf untuk membangun masjid dan warung nasi kuning.

Mobil mewah dengan kapasitas mesin 6749 cc dengan konfigurasi 12 silinder segaris, 4 valve, DOHC yang dibanderol miliaran rupiah itu langsung dijual bagi siapapun yang berminat.

"mobil tsb diberikan sbg hadiah Imlek ataw bisa jg dimanfaatkan utk membantu menambah pembangunan Mesjid2 BA atw Warung2 NKRI lainnya. Krn sy merasa bhw mobil ROLL ROYCE DROPHEAD 2021,yg berlapiskan Gold Plated ini,terlalu mewah dan mubazir buat sy pergunakan..maka langsung hari ini jg, sy tawarkan utk dijual kpd siapa saja yg berminat, spy dananya bisa dipergunakan utk hal2 yg lbh bermanfaat bagi umat dan kaum dhuafa," tulisnya.

Jusuf Hamka yang merupakan anak ideologis Prof Buya Hamka punya misi membangun seribu masjid di tanah air. Sejauh ini masjid Babah Alun telah ada di kolong tol Tanjung Priok, di ujung tol Depok-Antasari, dan di depan pintu tol Sentul, Bogor.

Selain itu, Jusuf Hamka juga dikenal sebagai pengusaha yang gemar berderma. Kebiasaan itu kian intens di tengah wabah virus corona. Selain program nasi kuning yang sudah berjalan 2,5 tahun, dia juga membuat program sembako. Tak sepenuhnya gratis memang. Untuk mencegah orang-orang yang tak berhak ikut berebut dengan kaum papa, dia menjual sembako yang nilainya Rp 25 ribu seharga cuma Rp 5 ribu.

Tapi belakangan, untuk mencegah kerumunan dan potensi negatif lainnya, sembako itu langsung diantar ke rumah-rumah warga yang membutuhkan.

"Saya anggarkan Rp 2 miliar per tahun. InsyaAllah sepuluh tahun saya masih sanggup bersedekah untuk saudara-saudara kita kaum dhuafa dan fakir miskin itu," kata Jusuf yang merupakan anak angkat Ketua Umum MUI era 1980-an Prof Buya Hamka itu seperti dikutip dalam wawancara detiknews beberapa waktu yang lalu.

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Sebentar Lagi, Blak-blakan Pengusaha Mualaf Podjok Halal"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)