Pajero Sport Pasang Lampu Tembak di Belakang, Netizen: Mobil Apa Odong-Odong?

Ridwan Arifin - detikOto
Rabu, 20 Jan 2021 15:54 WIB
Pajero Sport pakai lampu tembak di belakang
Pajero sport pasang lampu tembak di belakang Foto: Instagram @dashcamindonesia
Jakarta -

Lampu kendaraan sebaiknya tak dimodifikasi berlebihan. Di media sosial beredar video sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport menambah aksesori lampu yang mengganggu pengendara lain.

Dalam video yang dibagikan akun instagram @dashcamindonesia, terlihat pengemudi Pajero Sport putih berplat B-1799-EJE itu memasang lampu tembak di bagian bawa bemper. Sorot lampu berwarna putih itu terpancar seiring dengan lampu rem yang menyala.

"Coba lihat ini.. Masa lampu rem kayak gini.. Adeuuuh.. yang kayak gini-gini pak polisi ditindak tuh pak," tutur seorang pria dalam video.

"Hadeuuh buset dah.. mentep banget yang di belakang nih kalo nggak kecelakaan, mata sakit."

"Masa lampu rem seterang ini, buset dah. Mantep dah mantep, kalo nggak punya perasaan ya begini dah, bodo amat orang di belakang, mau buta, mau kecelakaan kek.." sambung pria tersebut.

[Gambas:Instagram]



Peristiwa itu pun memancing respon warganet. Ramai-ramai mengingatkan akan bahaya penggunaan lampu belakang dengan warna lebih terang.

"Norak emang baru Punya mobil . lampu ampe bikin mata sakit," komen seorang warganet.

"Itu mobil atau odong odong rame bener lampunya," timpal yang lain.

Penggunaan lampu engan warna yang lebih terang, dapat menyilaukan pengendara di belakang. Lebih parahnya, pengendara di belakang mengalami snow blindness yaitu kebutaan sesaat setelah terpancar cahaya terang dari depan. Kalau sudah begitu, risiko kecelakaan semakin besar.

"Lampu belakang yang diubah warnanya seperti headlamp atau lampu depan, ya pasti sudah salah besar. Ini sangat berisiko, pengendara di belakangnya akan mengira ini kendaraan dari lawan arah. Jadi ya kemungkinan kendaraan di belakang menabrak kendaraan tersebut pasti sangatlah tinggi," kata Instruktur Defensive Driving dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Boy Falatehansyah kepada detikOto beberapa waktu yang lalu.

"Kalau mengganti lampu belakang dengan lampu (seperti) headlamp bisa saja menyebabkan kendaraan di belakangnya menjadi snow blinded atau snow blindness. Istilah ini sama seperti orang yang kehilangan penglihatan mata sementara, karena terkena cahaya putih yang terlalu terang, kata awamnya itu silau. Sama kalau kita terkena lampu tinggi (high beam)," ujar Boy.

Sementara pemasangan lampu kendaraan ini tertuang dalam Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan No.22 Tahun 2009 Pasal 58.

"Yang dimaksud dengan 'perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas' adalah pemasangan peralatan, perlangkapan, atau benda lain pada kendaraan yang dapat membahayakan keselamatan lalu lintas, antara lain pemasangan bumper tanduk dan lampu menyilaukan," bunyi pasal 58.

Sementara jika melanggar bakal dikenakan pasal 279.

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud Pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu," begitu aturan yang tertulis di pasal 279.



Simak Video "Pemalakan-Cegat Mobil di Jalan Kerap Terjadi, Lakukan Ini untuk Antisipasi"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)