Jack Grealish Tabrak Dua Mobil saat Mabuk, Dilarang Nyetir 9 Bulan Sampai Didenda Rp 1,5 M

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 17 Des 2020 10:15 WIB
BIRMINGHAM, ENGLAND - JULY 21: Jack Grealish of Aston Villa looks on during the Premier League match between Aston Villa and Arsenal FC at Villa Park on July 21, 2020 in Birmingham, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in all fixtures being played behind closed doors. (Photo by Peter Powell/Pool via Getty Images)
Jack Grealish Foto: 2020 Pool/Pool
Jakarta -

Pemain tim nasional Inggris sekaligus bintang Aston Villa, Jack Grealish didera masalah hukum. Ia didakwa mengemudi dengan lalai karena dalam kondisi mabuk serta mengemudi dengan berbahaya.

Dikutip dari keterangan West Midland Police, Kamis (17/12/2020) Jack Grealish didapati mengemudi dalam kondisi mabuk di dekat Wolihull, West Mids, Inggris sekitar pukul 8.40 pagi waktu setempat pada 29 Maret lalu. Peristiwa ini terjadi saat Inggris tengah melakukan lockdown.

Dalam video cctv yang dibagikan kepolisian, Jack Grealish mulanya berlari menuju mobilnya Range Rover. Lalu, ia masuk memundurkan mobilnya tapi kebablasan hingga menabrak mobil van Citroen Dispatch..

Ia kemudian maju ke depan, lalu mobilnya mundur lagi sampai akhirnya menyerempet Mercedes-Benz AMG. Pemain berusia 25 tahun ini kemudian melaju hinga mobilnya naik ke trotoar dan menabrak tembok.

Kepolisian West Midland menyebut seorang saksi yang menghampiri bilang Jack Grealish berdiri dengan goyah, mulutnya berbau alkohol dan bicaranya melantur.



Selain kasus dua tabrak mobil, Jack Grealish juga dihukum karena gaya mengemudi yang membahayakan. Insiden kedua di dekat tempat latihan Villa pada 18 Oktober, ia kedapatan melakukan tailgating -- perilaku dengan sengaca berkendara di belakang mobil lain dengan jarak yang sangat dekat-- dan ngebut hingga 144 km/jam.

Grealish mengaku bersalah atas dua pelanggaran tersebut di Pengadilan Magistrates Birmingham. Akibat peristiwa ini Jack Grealish dilarang mengemudi selama 9 bulan sejak 15 Desember 2020 dan didenda lebih dari 80 ribu Poundsterling (sekitar Rp 1,5 miliar).

"Dia seharusnya tidak berada di Solihull pada saat tabrakan terjadi. Kami berada di lockdown pertama dan jutaan orang lainnya mengorbankan kebebasan mereka untuk menghentikan penyebaran virus corona," ujar Kepala Tim Penuntut dari Kepolisian West Midland, Tanya Johnson.

"Mengejutkan sekali, dia adalah idola bagi begitu banyak orang, yang berulang kali berperilaku ilegal dan sembrono," jelasnya.



Simak Video "Manchester City Kepincut Jack Grealish"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)