Selasa, 08 Sep 2020 06:05 WIB

Paling Murah, Biaya Bikin SIM di India Cuma Rp 40 Ribuan

Doni Wahyudi - detikOto
Seorang petugas tengah melayani warga yang ingin mengurus Surat Ijin Mengemudi (SIM) di Satpas Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (10/6/2020). Saat pandemi Corona ini, pelayanan pembuatan SIM di Satpas menerapkan protokol kesehatan. Biaya pembuatan SIM di India jauh lebih murah dibanding Indonesia (Rifkianto Nugroho/detikOto)
Jakarta -

Dibanding banyak negara di dunia, biaya bikin SIM di Indonesia terbilang sangat terjangkau. Tapi ternyata di India lebih murah lagi, karena tarif yang dibutuhkan tak sampai Rp 50.000.

Menurut catatan Insider, biaya membuat SIM di India hanya hanya 200 rupee. Itu setara dengan Rp 40.152.

Itu merupakan tarif baru yang diterapkan pemerintah India pada 2017. Sebelumnya, biaya membuat SIM di India cuma 40 rupee. Itu setara dengan........Rp 8.000 rupiah (tepatnya Rp 8.044).

Biaya itu jelas sangat murah jika dibandingkan dengan di Indonesia. Sesuai Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2016 tentang PNBP pada Polri, biaya penerbitan SIM C A di Indonesia sebesar Rp 120.000, sementara SIM C sebesar Rp 100.000.

Menurut catatan situs resmi BMW, India jadi negara dengan tarif pembuatan SIM paling murah di dunia.

Bagaimana dengan Thailand? Negara tetangga Indonesia itu punya tarif pembuatan SIM yang sedikit lebih mahal. Untuk mendapat surat izin mengemudi, biaya yang harus dikleuarkan warga negara Thailand adalah sebesar 605 bath. Itu setara dengan Rp 285.000.

Di deretan negara dengan biaya pembuatan SIM paling mahal ada Norwegia. Bayangkan saja, untuk membuat SIM di negara Skandinavia itu harus menyiapkan dana Rp 54,2 juta. Norwegia adalah salah satu negara dengan biaya pembuatan SIM paling mahal di dunia.

Norwegia mengalahkan Swedia, di mana untuk mendapatkan SIM biaya maksimal yang harus dikeluarkan cuma sebesar Rp 9,8 juta.

Sementara di Jerman, warga yang mau bikin SIM biayanya bervariasi. Dari yang paling murah sebesar 2.000 euro sampai 3.200 euro (Rp 34,9 juta sampai Rp 40,1 juta). Biaya pembuatan SIM di negara-negara itu sangat mahal karena umumnya menjadi satu dengan biaya test dan latihan praktek yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam.



Simak Video "Operasi Zebra Serentak Digelar, Pemohon SIM di Kendari Meningkat"
[Gambas:Video 20detik]
(din/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com