Minggu, 17 Mei 2020 07:13 WIB

Audi Gaji Karyawan yang Tugasnya Endus Aroma Mobil

Ridwan Arifin - detikOto
Karyawan tugas endus mobil Para ilmuwan yang bertugas mengendus aroma mobil Audi Foto: Audi
Jakarta -

Aroma mobil baru ternyata jadi perhatian penting bagi pabrikan mobil Jerman, Audi. Bahkan sejak tahun 1985, produsen mobil mewah ini membayar karyawan yang khusus mengendus aroma mobil sebelum dilepas ke pasaran.

Dikutip The Drive, Minggu (17/5/2020) divisi khusus itu tergabung dalam "Nose Team". Pekerja itu merupakan ilmuwan yang bertugas agar interior mobil tidak mengeluarkan bau busuk.

Sebab, aroma mobil baru kemungkinan memiliki bau yang tidak sedap, maka para ilmuwan itu membuat bahan kimia yang bisa menutupi aroma.

Salah satu ahli kimia Nose Team yang bergabung sejak tahun 2000, Heiko Lüßmann-Geiger menyebut aroma mobil merupakan satu dari tolak ukur kenyamanan mobil. Jika tak sedap, maka dapat merusak mood pemilik kendaraan.



"Jika konsumen terganggu dengan bau mobil, dia (konsumen) tentu tidak bisa menikmati kenyamanan lain yang ditawarkan di kendaraan. Ini akibat tekanan yang ditimbulkan oleh bau pada kendaraan," ujar Heiko.

Tetapi pekerjaan ini tidaklah mudah, mengutip Jalopnik bahwa para ilmuwan bertugas agar aroma bahan-bahan kimia yang digunakan selama proses pembuatan menjadi se-netral mungkin. Misal jika trim yang dilapis kulit tetap mengeluarkan aroma minyak ikan, atau karpet mobil seperti bau bawang, Nose Team akan meracik ulang kembali.

Ada enam tingkatan aroma, dalam skala satu (tidak berbau) sampai enam (bau yang tak dapat ditahan). Dan tak hanya bahan seperti kain dan kulit saja yang diuji, termasuk bahan yang biasanya dianggap tidak berbau seperti kaca dan logam.



Simak Video "Meski Menang, Pertahanan Los Blancos Bobrok Banget!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com