Senin, 18 Feb 2019 13:31 WIB

Ada Konvoi Lamborghini, Pengendara Lain 'Minggat'

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Foto: Pasangmata Foto: Pasangmata
Jakarta - Pengguna mobil sport Italia, Lamborghini, akhir pekan lalu menggelar touring di Denpasar, Bali. Mereka konvoi dan diberikan pengawalan oleh aparat kepolisian.

"Jalan Bypass Ngurah Rai 'dibersihkan' oleh patroli kawal polisi untuk memberi jalan bagi mobil-mobil mewah berpelat nomor Jakarta untuk melintas tanpa hambatan," tulis seorang pembaca detikcom yang membagikan videonya lewat Pasangmata.com.




"Akibatnya, jalan yang memang ukurannya relatif sempit menjadi bertambah macet. Selamat bagi para pengemudi mobil-mobil mewah dan mahal Jakarta tersebut selama berada di Bali," tulisnya lagi.

"Rumah berjalan," begitu komentar seorang pria di dalam video.

Polisi memang memiliki hak diskresi saat melakukan pengawalan di jalanan. Namun masih banyak masyarakat yang suka menyesalkan konvoi kendaraan ini, apalagi jika jumlahnya banyak. Polisi diminta melaksanakan hak diskresinya dalam pengawalan dengan bijak.

Seperti yang pernah diutarakan Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu.

"Kita tahu patwal memiliki diskresi rekayasa lalu lintas. Alasannya untuk kenyamanan lalu lintas yang tidak semata-mata hanya untuk konvoi, tapi juga orang lain. Kalau untuk kendaraan berupa komunitas (yang tidak memiliki urgensi-Red), sebaiknya ada komunikasi dengan petugas patwal untuk tidak melakukan diskresinya semena-mena," kata Jusri kepada detikOto, Selasa (14/8/2018).

Diskresi boleh saja dilaksanakan asalkan untuk kenyamanan semua pengguna jalan. Menurut Jusri, kalau menggunakan diskresi semata-mata untuk rombongan konvoi, bisa-bisa itu membuat pengguna jalan lain tidak nyaman.

Ada Konvoi Lamborghini, Pengendara Lain 'Minggat'
(ddn/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com