Selain kaum transgender, transeksual, pembatasan SIM juga dilakukan terhadap orang mengalami apa yang disebut pemerintah Rusia merupakan "gangguan mental" yaitu fetisisme (dorongan seksual pada benda yang dimiliki lawan jenis), eksibisionis (suka memamerkan bagian tubuh), dan voyeurisme (suka ngintip).
Pemerintah Rusia seperti dilansir BBC, menuturkan mereka mengetatkan syarat kesehatan untuk pengendara karena di Rusia sudah terlalu banyak kecelakaan. Memang di Rusia banyak sekali pengendara edan, Anda bisa melihatnya di YouTube.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asosiasi Pengacara Rusia untuk Hak Asasi menyebut hukum baru itu sangat diskriminatif, dan akan mengajukan tuntutan kepada Mahkamah Konstitusi Rusia serta mencari dukungan dari organisasi HAM internasional.
Namun di sisi lain, ada juga yang mendukungnya. Antara lain dari Serikat Pengemudi Profesional.
"Di sini sudah terlalu banyak kematian di jalanan. Dan saya rasa dengan peraturan medis yang ketat ini sangat diperlukan," kata kepala serikat Alexander Kotov.
Lain halnya dengan Mikhail Strakhov, ahli psikiater Rusia, dia mengatakan bahwa saat ini belum terdapat definisi jelas mengenai 'gangguan kepribadian'. Apalagi beberapa 'gangguan' tidak akan mempengaruhi kemampuan orang untuk menyetir dengan baik.
(ddn/ddn)










































