Tuk-tuk atau kendaraan roda tiga sejenis bajaj di Indonesia memang cukup populer di berbagai negara di Asia dan Afrika. Di Thailand atau India, moda transportasi seperti ini juga lumrah ditemui.
Namun, melihat bentuknya yang kecil, banyak orang tentu tidak akan berpikir untuk membawanya turing panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Cormanns pun merancang ulang kendaraan roda tiga ini. Pada kabin bagian belakang yang biasanya menjadi tempat untuk penumpang di sulap Cormanns untuk menjadi ruang multi fungsi.
Tempat tidur mini yang bisa dilipat bisa ditempatkan di kabin bagian belakang. Selain itu, ada pula dapur mini lengkap dengan kulkas hingga wastafel dan lemari kecil.
Di bagian buritan juga dibuatkan pintu yang dapat dibuka untuk digunakan, misalnya, untuk menjemur pakaian saat beristirahat.
Sementara di kabin bagian depan kendaraan yang Cormanns beri nama Buffalino ini masih tampak stang mirip dengan stang motor yang memang menjadi alat pengendali kendaraan.
Namun, di sebelah kiri mobil ditempatkan sebuah meja kecil untuk alas dari sebuah laptop. Jadi ketika sedang berkendara, Buffalino masih bisa berhubungan dengan dunia luar atau mengecek lokasi dan jalur yang ingin dilalui melalui peta online.
(/)










































