Angka Kecelakaan Akibat Mengantuk Makin Bertambah

Angka Kecelakaan Akibat Mengantuk Makin Bertambah

Syubhan Akib, M Luthfi Andika - detikOto
Senin, 07 Jan 2013 18:37 WIB
Angka Kecelakaan Akibat Mengantuk Makin Bertambah
dok automotive
Washington - Kantuk adalah musuh abadi bagi para pengendara. Ketika kantuk melanda, maka potensi terjadinya kecelakaan sangat mungkin menjadi realitas. Tragisnya, penelitian terbaru menyebutkan kalau banyak pengendara yang tertidur saat mengemudi.

Berdasarkan penelitian National Highway Traffic Safety Administration dan Centers for Disease Control and Prevention. Kecelakaan akibat mengantuk terus bertambah tiap tahunnya.

Faktanya 1 diantara 24 pengendara dewasa di Amerika Serikat mengakui kalau mereka terkadang jatuh tidur ketika berkendara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam penelitian lembaga yang berbasis di Atlanta tersebut menjelaskan kalau sebenarnya angka itu bisa lebih banyak lagi. Diperkirakan lebih dari 4,2 persen pengendara tertidur saat mengemudi karena sebagian pengendara tidak diragukan lagi malu kalau mereka mengakui mereka tertidur.

Sebagian pengendara pun dikatakan tidak menyadari kalau mereka tertidur beberapa detik.

Hal itu tentu berbahaya. Sebab tertidur satu detik saja di kecepatan 100 km/jam maka mobil akan melaju sejauh 27 meter tanpa ada yang mengendalikan. Ini tentu sangat berbahaya, bukan hanya bagi si pengendara, tapi juga bagi pengguna jalan lainnya.

Penelitian ini sendiri merupakan hasil dari survei yang melibatkan 147.000 responden pengendara dewasa dari 19 negara bagian di Amerika Serikat ditambah pengendara di District of Columbia antara tahun 2009-2010.

Fenomena banyaknya pengendara yang tertidur saat berkendara itu dikatakan terjadi karena banyak pengendara yang kurang tidur malam karena hanya tertidur kurang dari enam jam.

Untuk itu, lembaga ini pun menyarankan agar para pengendara lebih teratur tidur malam. Paling tidak pengendara tidur 7-9 jam di malam hari agar mereka tidak terlalu lelah ketika mengemudi.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads