Korban Kecelakaan Lalu Lintas 2007-2010 Meningkat Drastis

Korban Kecelakaan Lalu Lintas 2007-2010 Meningkat Drastis

- detikOto
Rabu, 30 Nov 2011 18:35 WIB
Korban Kecelakaan Lalu Lintas 2007-2010 Meningkat Drastis
Jakarta - Prilaku pengendara roda empat dan roda dua di Indonesia yang kian tidak teratur menyebabkan korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas 3 tahun belakangan ini meningkat.

Menurut National Consultant for Injury dari WHO Indonesia (dikutip dari data Kepolisian RI) kecelakaan selama 2007 memakan korban sekitar 16.000 jiwa dan di 2010 meningkat menjadi 31.234 jiwa di Indonesia.

"Ini data statistik dari kepolisian RI yang melibat sepeda motor dan mobil. Dan itu menyebutkan angka kecelakaan terus meningkat. Jadi kita harus bersikap baik ketika berada di jalan," kata Gede Yulian Yogaditha, National Consultant for Injury dari WHO Indonesia disela-sela acara "I Wanna Get Home Safely 2011" di Pisa kafe, Jakarta (30/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di acara yang diselenggarakan oleh Adira Insurance itu, Gede mengutarakan korban-korban tersebut mengalami kematian. Angka tersebut juga termasuk korban tabrak lari yang melibat mobil dan motor. "Mereka tewas, dan angka itu termasuk korban tabrak lari," jelas Gede.

Menurutnya semakin meningkatnya angka tersebut karena prilaku pengendara motor dan mobil tidak peduli sesama pengguna jalan. Karena itu tidak menutup kemungkinan angka kecelakaan hingga tewas berpotensi bertambah

"Bukan tidak mungkin angka kecelakaan hingga memakan korban jiwa bakal meningkat seiring dengan ketidakteraturan pengguna jalan," imbuhnya. "Prediksi kita di 2011 tambah menjadi 34 ribu," lanjutnya.

Gede pun mengatakan untuk menekan angka kecelakaan di Indonesia khususnya di kota-kota besar, masyarakat pengguna jalan harus sadar jika mereka menghadapi bahaya ketika berada di jalan. "Saat ini semua pengendara harus sadar apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka hadapi di jalan," imbuhnya.

Untuk menekan korban jiwa, National Consultant for Injury dari WHO Indonesia saat ini bekerja sama dengan Kepolisian, Kementrian Perhubungan, Kementrian Kesehatan, Kementrian Pendidikan, Komunitas serta penggiat sosial media.

"Saat ini kita sudah bekerjasama dengan beberapa instansi dan kepolisian untuk menekan korban jiwa yang terus bertambah. Kerjasama ini mulai 2010 - 2025 kita harap kecelakaan menurun," tutupnya.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads