China Mau Larang Headunit Besar di Mobil Listrik

China Mau Larang Headunit Besar di Mobil Listrik

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 26 Okt 2026 09:41 WIB
Pengecasan mobil listrik Tesla Model 3
Ilustrasi headunit mobil listrik. Foto: Muhammad Hafizh Gemilang
Jakarta -

China lagi-lagi menyoroti penggunaan teknologi modern pada mobil listrik. Setelah mengatur penggunaan gagang pintu tersembunyi dan mendorong penggunaan tombol fisik untuk fungsi penting kendaraan, regulator kini mengkaji aturan yang lebih ketat buat layar infotainment (headunit) berukuran besar.

Dikutip situs Carscoops, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) mengusulkan penilaian keselamatan tambahan untuk layar infotainment besar, layar lainnya, hingga head-up display (HUD).

Penilaian tersebut mencakup potensi gangguan terhadap konsentrasi pengemudi, keselamatan saat terjadi tabrakan, serta keandalan perangkat dalam kondisi ekstrem.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya, bukan semua headunit besar akan langsung dilarang. Namun, layar yang dinilai mengganggu keselamatan atau tak memenuhi persyaratan bisa terkena pembatasan. Usulan ini berpotensi memengaruhi produsen mobil China yang banyak mengandalkan layar berukuran besar sebagai pusat pengoperasian kendaraan.

Regulator juga mengusulkan larangan penggunaan layar fleksibel dan layar lipat pada kendaraan. Meski teknologi tersebut belum banyak dipakai di mobil produksi massal di China, sejumlah perusahaan teknologi sudah mengembangkan layar dengan desain yang dapat dilipat atau ditekuk.

ADVERTISEMENT

Kursi Canggih dan Lampu Kustom Ikut Disorot

Tak hanya layar, sejumlah fitur interior dan eksterior lainnya juga masuk dalam kajian. Salah satunya adalah kursi zero gravity yang dapat direbahkan dengan sandaran kaki tambahan.

Jika usulan disetujui, fungsi kursi semacam itu tidak boleh digunakan ketika kendaraan sedang melaju. Regulator juga menyoroti kursi yang dapat berputar atau diubah menjadi posisi rebah karena berpotensi menimbulkan persoalan keselamatan.

Lampu LED siang hari (daytime running lights) yang memungkinkan pengguna membuat desain sendiri turut dikaji. Selain itu, penggunaan perintah suara untuk mengoperasikan fungsi keselamatan penting, seperti lampu depan, membuka pintu, dan membuka kap mesin, berpotensi dibatasi.

Aturan Diusulkan Berlaku Mulai 2027

Jika rancangan tersebut disetujui, kendaraan yang mengajukan persetujuan model baru mulai 1 Januari 2027 harus memenuhi persyaratan tambahan terkait desain dan pengujian. Kendaraan yang telah dipasarkan juga harus melengkapi dokumen teknis dan pengujian sesuai tenggat 1 Juli 2027.

Kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan dan dinilai memiliki risiko keselamatan dapat menghadapi penghentian produksi atau penarikan kembali.

Sebagai catatan, aturan tersebut masih berupa usulan yang dikaji regulator China. Jadi, belum bisa dipastikan bagaimana penerapan akhirnya terhadap layar infotainment besar yang selama ini menjadi ciri khas banyak mobil listrik modern.

Lihat juga Video 'Cocok Buat di Gang, Nggak Ribet Maju Mundur':

(lua/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads