Kebakaran Hyundai Ioniq 6 di Slipi, Jakarta Barat, Jumat (11/9), membuat kawasan setempat mengalami kemacetan. Lantas, apa penyebab mobil listrik itu terbakar?
Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Achmad Saiful Kahfi, membenarkan mobil listrik yang terbakar merupakan Hyundai Ioniq 6.
"Objek terbakar mobil listrik Hyundai Ioniq 6," ujar Achmad, dikutip dari detikNews, Sabtu (12/9).
Menurut Achmad, mobil awalnya melaju di Jalan Letjen S Parman. Pengemudi kemudian kehilangan kendali hingga menabrak separator busway. Menurut dugaan, kendaraan itu terbakar setelah menghantam separator busway dan mengalami korsleting.
"Dugaan penyebab diduga dari laka tunggal menabrak separator busway sehingga menimbulkan percikan api kemudian api membesar dan membakar mobil," tuturnya.
Peristiwa itu dilaporkan sekitar pukul 05.04 WIB. Petugas damkar tiba di lokasi dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 05.18 WIB.
Sebanyak tiga unit mobil pompa dan 15 personel dikerahkan. Api berhasil dipadamkan dan operasi dinyatakan selesai pada pukul 06.18 WIB.
Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Pengemudi disebut langsung keluar dari mobil setelah muncul percikan api dan asap.
Kebakaran ini sempat berdampak pada lalu lintas di kawasan Simpang Tomang. Arus kendaraan dari arah Slipi menuju Tomang tersendat karena proses pemadaman dan evakuasi mobil. Petugas NTMC Polri menyebut hingga pukul 07.25 WIB, lalu lintas di lokasi masih mengalami kepadatan.
"Untuk lalu lintas di simpang Tomang dari arah Slipi menuju Tomang terpantau tersendat imbas adanya pemadaman mobil terbakar," kata petugas call center NTMC Polri, Friska.
Kami telah menghubungi pihak Hyundai Indonesia untuk meminta keterangan soal insiden tersebut. Kini, mereka sedang melakukan investasi. Namun, hasilnya belum bisa disimpulkan.
"Belum ada update (soal hasil investigasi). Pengumpulan informasi dari berbagai pihak masih berlangsung," kata General Manager (GM) Brand Interactive PT Hyundai Motors Indonesia Rouli Sijabat kepada detikOto, Sabtu (12/9).
Simak Video "Video: Hyundai Siap Kenalkan Robot Humanoid Atlas pada 2026"
(sfn/sfn)