Mitsubishi Pajero generasi kelima semakin mendekati debutnya. SUV yang disebut sebagai kendaraan 'lintas medan' ini diperkirakan meluncur di Jepang pada musim gugur tahun ini, antara September hingga November. Salah satu teknologi yang dipastikan hadir adalah Super-All Wheel Control (S-AWC).
Teknologi S-AWC bukan hal baru bagi Mitsubishi. Sistem ini pertama kali diperkenalkan pada Lancer Evolution X, kemudian dikembangkan dan digunakan di sejumlah model Mitsubishi seperti Outlander dan Eclipse Cross. Sistem tersebut bertugas mengatur distribusi torsi sekaligus dinamika kendaraan pada keempat roda agar mobil lebih stabil dalam berbagai kondisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya, Pajero terbaru akan berbagi basis dengan Triton generasi terbaru. Mitsubishi sebelumnya telah menerapkan S-AWC di Triton dan menyebutnya sebagai pertama kalinya teknologi tersebut digunakan pada kendaraan dengan konstruksi ladder frame.
Pajero generasi kelima sendiri dipastikan menggunakan ladder frame, mengikuti basis Triton terbaru. Sistem S-AWC pada SUV ini akan dipadukan dengan Active Yaw Control (AYC) yang bekerja melalui pengereman untuk membantu mengatur distribusi torsi ketika kendaraan bermanuver.
Teknologi ini juga akan bekerja bersama sistem Super Select 4WD-II. Sistem ini menawarkan sejumlah pilihan mode berkendara untuk berbagai medan, termasuk penggerak roda belakang, penggerak empat roda permanen, gigi rendah, hingga differential lock.
Kombinasi tersebut diharapkan membuat Pajero terbaru memiliki kemampuan off-road yang mumpuni. Terlebih, teknologi yang digunakan telah mendapatkan pengalaman dari Triton, termasuk dalam berbagai kompetisi reli.
Mitsubishi juga menyiapkan sistem suspensi yang diklaim mampu memberikan keseimbangan antara kemampuan off-road dan kenyamanan di jalan raya. Ketika melintasi medan kasar, suspensi dirancang untuk menghadapi gundukan maupun benturan besar.
Sementara saat digunakan di jalan aspal, sistem tersebut ditujukan untuk meredam gerakan dan getaran bodi yang tidak diinginkan. Dengan begitu, penumpang diharapkan tetap nyaman dan tidak cepat lelah ketika melakukan perjalanan jarak jauh.










































