Remaja Tewas saat Adang Truk, Catat! Truk Nggak Bisa Berhenti Mendadak

ADVERTISEMENT

Remaja Tewas saat Adang Truk, Catat! Truk Nggak Bisa Berhenti Mendadak

Tim detikcom - detikOto
Minggu, 15 Jan 2023 17:04 WIB
Ilustrasi Mayat Kecelakaan di Jalan
Ilustrasi kecelakaan maut di jalan raya (Foto: Ilustrator Edi Wahyono)
Jakarta -

Seorang remaja berinisial M meninggal dunia akibat tertabrak truk di Bogor, Jawa Barat. Remaja itu tewas setelah mencoba mengadang truk yang sedang melintas.

Peristiwa itu terjadi di sekitar exit Tol Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam video yang beredar di media sosial, tampak dua orang remaja mencoba memberhentikan truk yang melintas. Namun, truk tidak bisa langsung berhenti dan menabrak remaja tersebut.

Dikutip detikNews, Anggota Satlantas Polres Bogor Bripka Gilang mengatakan, saat kejadian, korban hendak memberhentikan truk yang sedang melintas.

"Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di exit Tol Gunung Putri ke arah Nambo itu kecelakaan antara anak yang memaksa menyetop truk yang bergerak ke arah Nambo," kata Gilang kepada wartawan, Sabtu (14/1/2023).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, kemarin. Polisi mendalami dugaan motif remaja tersebut memberhentikan truk.

"Kalau dari kesengajaan, kita masih selidiki. Yang pasti si anak tersebut memaksa memberhentikan kendaraan truk," ujarnya.

Perlu dicatat, truk tidak bisa sembarangan berhenti mendadak. Menurut praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, truk memerlukan titik pengereman yang jauh sebelum ia benar-benar berhenti. Jadi pengadangan truk merupakan aksi yang sangat berbahaya.

"Sopir truk itu tidak boleh menghentikan kendaraannya seketika. Truk itu butuh jarak untuk berhenti, karena kalau dia rem keras seketika akan berbahaya. Sebab muatan yang di belakang bisa terdorong dan kemudian menghantam kepala truk," kata Sony, kepada detikOto, beberapa waktu lalu.

Menurut Sony, cara mengerem truk harus dilakukan secara smooth atau lembut. "Jadi misalnya pengemudi truk itu mau berhenti dalam jarak 100 meter di depan, maka dia sudah harus angkat (kaki dari pedal) gas itu di jarak 50 meternya. Karena rem truk ini (dengan muatan yang banyak) kan akan bekerja sangat berat juga, jadi jika direm secara keras dan mendadak bisa juga sepatu remnya copot," jelas Sony.



Simak Video "Dan Terjadi Lagi, Remaja Bogor Tewas Usai Nekat Adang Truk Demi Konten"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/mhg)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT