Kekurangan Bus yang Menggunakan Pelindung Terali Besi di Kaca Depan

ADVERTISEMENT

Kekurangan Bus yang Menggunakan Pelindung Terali Besi di Kaca Depan

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 10 Okt 2022 09:50 WIB
Bus-bus Sumatera banyak menggunakan tameng di kaca depan
Bus asal Sumatra yang menggunakan pelindung terali besi di kaca depannya. Foto: Screenshot Instagram @bissumatera
Jakarta -

Beberapa perusahaan otobus asal Pulau Sumatra ada yang menggunakan pelindung terali besi di armadanya. Di satu sisi, terali besi itu bisa melindungi kaca depan dari lemparan batu. Tapi di sisi lain juga ada kekurangannya. Apa ya?

Dijelaskan Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan, bus dengan pelindung terali besi di kaca depan, bisa bikin pandangan penumpang di dalam kabin nggak nyaman, terutama bagi yang tidak terbiasa.

"Saya pernah (coba) di acara Jamnas (Busmania) di Jepara tahun 2015, itu kan ada (PO) NPM juga. Dari alun-alun rumah Bupati ke pantai, itu bus coba saya bawa, jaraknya sekitar 20 menit perjalanan lah," buka pria yang akrab disapa Sani di arena JIExpo Kemayoran, Jakarta (6/10/2022).

"Nah, selesai bawa bus itu, saya turun, kemudian mata merem, terus kayak ada jaring-jaring di mata gitu. Itu satu yang saya rasakan. Karena kan memang, pandangan kita terhalang," sambungnya lagi.

Di sisi lain menurut Sani, hadirnya terali besi juga tidak menjamin kaca depan bus aman dari lemparan batu. Sebab batu-batu berbentuk kerikil, bisa tembus terali tersebut dan menghantam kaca.

"Batu-batu ukuran kecil bisa nyeplos. Koin juga bisa masuk," jelas Sani.

Sani mengatakan aksi pelemparan batu di jalur lintas Sumatra memang masih terjadi, tapi pecah tidaknya kaca depan bus setelah dilempar batu, bergantung dengan momen lemparannya.

"Kita (di PO SAN) beberapa kali juga dilempar batu, tapi kaca tidak retak. Jadi tergantung momen dan sudut (lemparan). Jadi kalau soal (aksi pelemparan itu) kita serahkan kepada Yang Maha Kuasa saja," kata Sani.



Simak Video "Kecelakaan Bus di Brasil Tewaskan 4 Pesepakbola Junior"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT