ADVERTISEMENT

Bus Single Glass Dilempari Batu di Sumatera, PO SAN: Kita Kembalikan ke Yang Maha Kuasa

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 07 Okt 2022 09:13 WIB
Bus terbaru PO SAN yang menggunakan bodi Adiputro dan sasis Scania
Bus terbaru PO SAN yang menggunakan bodi Adiputro dan sasis Scania (Foto: Luthfi Anshori/detikOto)
Jakarta -

Bus-bus terbaru milik PO SAN kini semuanya mengadopsi kaca depan single glass atau kaca tunggal. Dari aspek fungsionalitas, bus single glass menawarkan visibilitas yang baik buat penumpang. Tapi di sisi lain, bus single glass juga menghadirkan kekhawatiran tersendiri, terutama bagi bus-bus yang beroperasi di jalur Sumatra. Sebab di jalanan Sumatra kerap terjadi aksi pelemparan batu oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Dijelaskan Direktur Utama PT SAN Putra Sejahtera (PO SAN) Kurnia Lesani Adnan, ke depannya bus-bus anyar PO SAN bakal mengadopsi kaca depan single glass. Kendati bisa jadi sasaran empuk bagi oknum pelempar batu, pria yang akrab disapa Sani itu tidak terlalu memusingkannya.

Bus PO SAN melaju di jalan raya di Jakarta. PO SAN merilis armada baru untuk melayani rute Pekanbaru-Solo-Blitar. Berjumlah 4 unit, armada anyar ini berbalut bodi bus Laksana Legacy SR3 Ultimate terbaru.Bus PO SAN melaju di jalan raya di Jakarta. PO SAN merilis armada baru untuk melayani rute Pekanbaru-Solo-Blitar. Berjumlah 4 unit, armada anyar ini berbalut bodi bus Laksana Legacy SR3 Ultimate terbaru. Foto: Agung Pambudhy

"Soal itu, kita kembalikan ke yang maha kuasa saja. Jadi kalau misalnya ada (kejadian kaca dilempar batu) itu, amal (baik) kita kurang," kata Sani kepada wartawan di arena Busworld Southeast Asia 2022, JIExpo Kemayoran, Kamis (6/10/2022).

Sani menjelaskan tidak ada satu pun ruas jalan provinsi di Sumatra yang aman dari aksi anarkis tersebut. Makanya ada beberapa PO yang menggunakan pelindung kaca depan berupa terali besi, tapi juga banyak PO yang tidak menggunakannya. Jadi itu pilihan.

Bus tronton PO SAN buatan karoseri LaksanaBus double glass PO SAN buatan karoseri Laksana Foto: Laksana

Biaya Perbaikan Kaca Double Glass dan Single Glass

Jika kaca depan bus dilempar batu dan pecah, biaya perbaikannya lebih mahal yang model single glass, sebab harus mengganti utuh satu kaca, sedangkan kaca double glass hanya perlu mengganti kaca bawah atau atas saja. Tapi di sisi lain, kaca single glass lebih mudah perbaikannya.

"Harga kaca (double glass), kaca bawah Rp 3,5 juta, kaca atas Rp 3 juta, berarti Rp 6,5 juta. Nah kaca single, itu Rp 6 juta. Anggap aja biaya perbaikannya sama-sama Rp 6 jutaan," tambah Sani.

"(Tapi) kaca double, kalau mau ganti kaca atas harus buka bando, buka spion, buka interior. Ini (kaca single), buka kancing karetnya, gampang lepas. (Terus pasangnya kembali) pasang karet ke kaca yang baru, tarik talinya, sealer keliling jadi. Jadi secara teknis, untuk bongkar pasangnya single glass lebih cepat," tukas Sani.



Simak Video "Bus Double Glass Lebih Keren, Tapi Bikin Penumpang Nggak Nyaman!"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT