Bus Listrik Buatan Tentrem dan PT INKA Pakai Baterai Buatan Lokal

ADVERTISEMENT

Bus Listrik Buatan Tentrem dan PT INKA Pakai Baterai Buatan Lokal

Luthfi Anshori - detikOto
Sabtu, 08 Okt 2022 18:30 WIB
Busworld Southeast Asia 2022 yang digelar di arena JIExpo Kemayoran, Jakarta (5-7/10/2022) menghadirkan sejumlah produk bus premium dan juga bus listrik.
Bus listrik E-Inobus garapan karoseri Tentrem dan PT INKA. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Bus listrik buatan Indonesia mejeng di pameran Busworld Southeast Asia 2022. Bus listrik yang dinamakan E-Inobus itu merupakan hasil kolaborasi antara karoseri Tentrem dan perusahaan BUMN, PT INKA. Bus ini sudah menggunakan banyak komponen buatan dalam negeri.

"Dari PT INKA mengerjakan sasisnya, mulai drive train, termasuk baterai, motor, inverternya, dan komponen control," kata Manajer Sistem Transportasi PT INKA, Anang Fakhrudin di arena Busworld Southeast Asia 2022, JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Bus listrik E-Inobus memiliki panjang 12 meter serta menggunakan baterai kapasitas 355 kWh.

"Untuk yang ini (E-Inobus pakai baterai) lokal. Karena dari kami mengutamakan TKDN, sehingga apa yang bisa kita lokalkan ya kita optimalkan," sambung Anang.

Sementara untuk teknologi motor listriknya, Anang mengakui sudah menggunakan merek Eropa.

"Sementara controller beberapa ada yang dari China, lalu Taiwan, kayak komponen fuse dan lain-lain. Sementara VCU (Vehicle Control Unit) utamanya itu kita udah develop sendiri," tambah Anang.

Anang mengatakan bus listrik E-Inobus sudah dikembangkan sejak 2020. Awalnya dari bus ukuran 8 meter. "Terus yang kedua kita develop untuk KTT G20 kemarin, ini yang medium. Dan yang ini (E-Inobus 12 meter) yang paling baru," jelasnya.

Bus listrik Tentrem tampil di Busworld 2022Bus listrik Tentrem hasil kolaborasi dengan PT INKA tampil di Busworld 2022 Foto: Luthfi Anshori/detikOto

Director PT Tentrem Sejahtera, Yohan Wahyudi mengatakan, bus listrik hasil kerja sama dengan INKA itu menggunakan bodi berbahan stainless steel, lalu kulitnya berbahan aluminium sehingga lebih ringan, tapi kuat dan tahan karat. Bus ini bisa menampung 26 penumpang duduk dan 23 penumpang berdiri.

"Karena ini bus listrik, jadi tidak bisa seperti bus diesel pada umumnya (yang tinggal pasang bodi). Kalau bus listrik nggak, development-nya jauh mundur lagi. Layout seperti apa, jumlah penumpang berapa, itu baru dikemas menjadi satu. Karena jika kelebihan bobot, problem," bilang Yohan.

Yohan menambahkan, bus listrik E-Inobus akan digunakan pada ajang KTT G20 Bali. Namun belum tahu teknisnya akan digunakan di mana, antara digunakan di bandara atau bandara ke satu titik yang jalannya besar.

"Bus listrik ini akan jadi feeder utama. Nah, setelah G20 mau kita coba di masing-masing kota dan kita komersilkan," tukas Yohan.



Simak Video "Keren! Bus Listrik Tentrem Pakai Baterai Buatan Dalam Negeri"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/dry)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT