Thailand Ikut Ngotot Kenalkan Kendaraan Listrik, Kini Lebih Rajin Bertemu Investor

ADVERTISEMENT

Thailand Ikut Ngotot Kenalkan Kendaraan Listrik, Kini Lebih Rajin Bertemu Investor

M Luthfi Andika - detikOto
Jumat, 07 Okt 2022 22:07 WIB
PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya bersinergi membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Jakarta, Senin (25/7/2022).
Thailand juga tengah berupaya meningkatkan industri kendaraan otomotifnya (Foto: Grandyos Zafna/detikOto)
Jakarta -

Thailand tak mau ketinggalan dalam mengampanyekan elektrifikasi di negaranya. Pemerintah Thailand diminta lebih mendengarkan kebutuhan dan keinginan para penanam modal dari sektor industri kendaraan listrik.

Bahkan saking menginginkannya, pemerintah Thailand juga dikabarkan terus mengajak bicara investor untuk bisa ikut bersama-sama membangun industri kendaraan listrik di Thailand.

Kendaraan listrik disebut berpeluang menjadi kunci peningkatan industri otomotif di Thailand. Hal ini membuat pemerintah Thailand sibuk mendekati investor baru untuk bisa lebih membangun industri tersebut.

Seperti yang dikatakan Chairman and Group Chief Executive of WHA, Jareeporn Jarukornsakul. Disebutnya, Thailand dapat memanfaatkan industri otomotifnya yang besar dan mapan, yang berada di peringkat ke-11 secara global untuk manufaktur mobil, untuk lebih meningkatkan industri negara tersebut.

"Investor tertarik ke Thailand karena infrastruktur dan fasilitas yang baik serta tenaga kerja terampil, untuk melayani industri baru kurva S," katanya

Jareeporn juga mengatakan pemerintah Thailand harus bergegas cepat untuk bisa menarik investor, karena kendaraan listrik merupakan masa depan industri.

"Pemerintah Thailand menanyakan kepada investor, apa yang dibutuhkan para investor, agar mau memberikan investasi ke Thailand," ujarnya.

Wah, pemerintah Indonesia harus waspada nih, karena saat Indonesia tidak menawarkan sesuatu yang menarik, tidak menutup kemungkinan para investor akan beralih ke Thailand.



Simak Video "Wuling Air ev Masih Kemahalan, Harga Mobil Listrik Rakyat Harusnya Segini"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT