Harga Pertamax Turun, Dua Jenis BBM Pertamina Ini Malah Naik

ADVERTISEMENT

Harga Pertamax Turun, Dua Jenis BBM Pertamina Ini Malah Naik

Tim detikcom - detikOto
Senin, 03 Okt 2022 16:48 WIB
Pertamina resmi meluncurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel terbaru, Dexlite di SPBU. Selama uji pasar, Dexlite dibanderol dengan harga Rp 6.750/liter. Rengga Sancaya/detikcom.
Harga BBM Pertamina ini naik saat Pertamax cs turun (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) yang dijual di Indonesia. Beberapa jenis BBM seperti Pertamax dan Pertamax Turbo turun harga. Namun, dua jenis BBM Pertamina ini justru malah naik.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menyatakan bahwa harga BBM non subsidi akan terus disesuaikan mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak yakni Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus.

"Evaluasi dan penyesuaian harga untuk BBM non subsidi akan terus kami lakukan secara berkala setiap bulannya. Berdasarkan perhitungan, pada periode September lalu untuk produk Gasoline (bensin) yakni Pertamax Series mengalami penyesuaian turun harga, sedangkan untuk produk Gasoil (diesel) Dexlite dan Perta Dex penyesuaiannya naik harga. Seluruh penyesuaian harga berlaku mulai tanggal 1 Oktober," kata Irto dalam keterangan tertulisnya.

Dua BBM Pertamina yang mengalami kenaikan harga saat Pertamax turun adalah Dexlite dan Pertamina Dex. Kedua BBM itu adalah jenis bahan bakar untuk mesin diesel. Dexlite naik harga Rp 700 dari sebelumnya Rp 17.100 menjadi Rp 17.800 untuk wilayah Jakarta. Sementara Pertamina Dex naik dari Rp 17.400 menjadi Rp 18.100.

"Seluruh harga baru ini sudah sesuai dengan penetapan harga yang diatur dalam Kepmen ESDM No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga JBU atau BBM non subsidi. Pertamina juga terus berkomitmen untuk menyediakan produk dengan kualitas yang terjamin dengan harga yang kompetitif diseluruh wilayah Indonesia," kata Irto.

Berikut harga lengkap BBM Pertamina se-Indonesia pada pekan pertama Oktober 2022:

Pertalite RON 90:

  • Rp 10.000 (seluruh Indonesia)

Pertamax RON 92:

  • Rp 13.900 (untuk wilayah Aceh, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara barat, Nusa Tenggara Timur.
  • Rp 14.200 (Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat)
  • Rp 14.500 (Riau, Kepulauan Riau, Batam, Bengkulu)

Pertamax Turbo RON 98

  • Rp 14.950 (Aceh, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur)
  • Rp 15.250 (Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Papua)
  • Rp 15.550 (Riau, Kepulauan Riau, Batam, Bengkulu)

Solar subsidi CN 48

  • Rp 6.800 (seluruh Indonesia)

Dexlite CN 51

  • Rp 17.800 (Aceh, Sabang, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur)
  • Rp 18.100 (Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat)
  • Rp 18.400 (Riau, Kepulauan Riau, Batam, Bengkulu)

Pertamina Dex CN 53

  • Rp 18.100 (Aceh, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur)
  • Rp 18.400 (Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Papua Barat).


Simak Video "Respons Ahok Soal Sering Disalahkan saat Harga BBM Naik"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT