Shell Bikin Lomba Mobil Irit Buatan Mahasiswa, Bakal Diproduksi Massal?

ADVERTISEMENT

Shell Bikin Lomba Mobil Irit Buatan Mahasiswa, Bakal Diproduksi Massal?

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 06 Sep 2022 21:50 WIB
Shell Eco-marathon
Shell Eco-Marathon untuk kali pertama akan digelar di Indonesia (Foto: Ridwan Arifin/detikOto)
Jakarta -

Raksasa perusahaan minyak dan gas, Shell, kembali menggelar Shell Eco-Marathon. Shell menegaskan even berskala internasional ini hanya sebagai wadah kreativitas mahasiswa.

"Tugas Shell Eco Marathon adalah menjadi wadah bagi konektivitas, sehingga kami berharap karya inovasi generasi muda ini dilirik oleh pelaku industri, dan juga stake holder dari pemerintah," kata Deputy Country Chair & Vice President Corporate Relations Shell Indonesia, Susi Hutapea, saat ditemui di Jakarta Pusat, Senin (6/9/2022).

"Kadang-kadang mencari wadah itu cukup sulit. Kami harapkan Shell Eco Marathon betul-betul semua ketemu, semua lihat. Oh ini lho hebatnya, Kira-kira bisa diaplikasikan sekarang atau 10 tahun lagi, atau apa yang kurang," jelas dia.

Kompetisi Shell Eco-marathon dimulai di Perancis pada tahun 1985 dan hadir di kawasan Asia untuk pertama kalinya pada tahun 2010. Sepanjang sejarah penyelenggaraan Shell Eco-marathon di Asia, tim Indonesia telah berhasil mencatatkan banyak pencapaian besar di ajang ini, salah satunya melalui tim Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang dari tahun ke tahun secara konsisten meraih banyak penghargaan mengalahkan tim-tim pesaing lainnya dari berbagai negara di dunia.

Tim-tim mahasiswa peserta Shell Eco-marathon akan berkompetisi dalam dua kategori rancangan kendaraan yakni Urban Concept dan Prototype. Tim-tim mahasiswa akan menciptakan kendaraan khusus yang dapat menempuh jarak terjauh dengan konsumsi sumber energi yang paling sedikit.

Adapun sumber energi atau bahan bakar untuk kendaraan yang digunakan juga bervariasi yakni baterai listrik, hydrogen fuel-cell, bensin, etanol dan atau diesel.

Soal hasil dari inovasi tersebut, Susi mengatakan bisa saja ada industri atau pemerintah yang tertarik untuk bekerjasama.

"Ini karena pertama kali (Shell Eco-Marathon) dibikin di Indonesia, kita baru membangun wadah konektivitas. Jadi universitas dengan Shell, universitas dengan industri, nanti yang akan kita undang, demikian juga dengan pemerintah. Sejauh ini dari Shell Eco Marathon di Indonesia belum ada, jadi kita baru mau menjadi wadahnya," kata Susi.



Simak Video "Alasan Shell Ogah Jual Bensin RON 90 Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT