Belum Berakhir, Pendafaran MyPertamina Beli Pertalite Masih Terus Dibuka

ADVERTISEMENT

Belum Berakhir, Pendafaran MyPertamina Beli Pertalite Masih Terus Dibuka

Dina Rayanti - detikOto
Rabu, 31 Agu 2022 13:43 WIB
Penggunaan MyPertamina untuk beli Pertalite dan Solar mulai diujicoba hari ini. Uji coba awal akan dilakukan di 11 daerah seluruh Indonesia.
Pendaftaran MyPertamina masih terus dibuka. Foto: Antara Foto/Iggoy el Fitra
Jakarta -

Pendaftaran beli Pertalite dan solar subsidi ke laman MyPertamina masih terus dibuka. Sejauh ini, PT Pertamina Patra Niaga belum menyebutkan kapan waktu pendaftaran berakhir.

Sebelumnya, saat pertama kali dibuka 1 Juli 2022, Pertamina dalam keterangan resminya menyebut masa pendaftaran berakhir pada 30 Juli 2022. Namun pada kenyataannya, hingga saat ini pendaftaran itu belum juga ditutup.

"Pendaftaran tetap kita buka, karena bisa jadi ada perubahan nopol, ada mobil baru, dan lain-lain," jelas Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting saat dikonfirmasi detikcom.

Di masa pendaftaran ini, para pemilik kendaraan yang menggunakan BBM Pertalite diminta mengunjungi situs subsiditepat.mypertamina.id. Kamu juga bisa mendaftar lewat aplikasi MyPertamina atau mendatangi langsung SPBU terdaftar dan nantinya akan dibantu oleh petugas.

Pemilik kendaraan kemudian akan mengisi data identitas dan juga kendaraan yang dimiliki. Setelah statusnya terdaftar, konsumen akan mendapatkan QR Code unik yang akan diterima melalui email atau notifikasi di situs subsidi.tepat.mypertamina.id.

QR Code tersebut bisa dicetak dan dibawa ke SPBU ketika kamu ingin mengisi BBM Pertalite. Kalau enggak mau ribet, setelah dicetak QR Code itu bisa kamu tempel di mobil. Kamu juga tidak perlu mengunduh aplikasi MyPertamina atau membawa handphone ke SPBU.

Kebijakan ini khusus berlaku bagi pengendara mobil. Perlu digarisbawahi saat ini belum ditetapkan waktu penerapan QR Code untuk bertransaksi. Bila nanti diterapkan, hanya mereka yang memiliki QR Code bisa bertransaksi beli Pertalite maupun solar subsidi di SPBU.

"Hal ini belum diputuskan (penerapan QR Code)," tambah Irto.

Adapun, pendataan ini dimaksudkan agar penyaluran BBM subsidi bisa tepat sasaran. Untuk diketahui, sesuai Kepmen ESDM No.37.K/HK.02/MEM.M/2022, Pertalite ditetapkan sebagai BBM penugasan oleh pemerintah. Harganya ditetapkan pemerintah dan mendapatkan subsidi. Maka dari itu, penyalurannya harus benar-benar ditujukan bagi mereka yang berhak menikmati subsidi.



Simak Video "Hampir Sejuta Mobil Tak Lolos Pendaftaran MyPertamina"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT