ADVERTISEMENT

Perusahaan Leasing Cuan, Orang Indonesia 70 Persen Beli Mobil Secara Kredit

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 09 Agu 2022 07:32 WIB
Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’tania; President Director BMW Group Indonesia, Ramesh Divyanathan; Board of Directors PT Artha Motor Lestari, Leonel Gozali; President Director PT Artha Motor Lestari, Hoegeng Sjafrudin, melakukan gunting pita saat meresmikan dealer BMW Premium Selection Pertama: Luminary Used Car di berlokasiJl. MT Haryono No. Kav. 30, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022).
75% orang Indonesia beli mobil secara kredit, sebuah kondisi yang membuat industri pembiayaan pembelian kendaraan menjadi sangat berkembang (Foto: Dok. BMW Indonesia)
Jakarta -

Mayoritas masyarakat Indonesia masih membeli mobil secara kredit. Astra Financial mencatat pertumbuhan kredit pembelian kendaraan roda empat.

Merujuk pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), realisasi wholesales kendaraan roda empat pada semester pertama 2022 sudah mencapai 475.321 unit. Jumlah ini mengalami kenaikan jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu, yang mencapai 393.466 unit.

Data ini dinilai menjadi indikator positif untuk masa depan industri kendaraan roda empat tanah air, khususnya dari lembaga pembiayaan.

Director in Charge Astra Financial, Suparno Djasmin berharap industri otomotif Indonesia kembali pulih seperti sebelum masa pandemi Covid-19. Salah satunya dengan mendukung hajatan GIIAS 2022 sebagai sponsor platinum.

Astra Finance melibatkan sembilan unit bisnis. Kesembilan unit tersebut adalah Astra Credit Companies (ACC), Toyota Astra Finance (TAF), FIFGROUP, Asuransi Astra, Astra Life, Astra Pay, Maucash, Moxa, dan Seva.

"Kita tahu bahwa GIIAS ini satu event yang besar di Asia Tenggara. Pagelaran besar seperti ini perlu ada dukungan dari kita, selain juga bahwa Astra pemain otomotif dari beberapa merek, saya kira dukungan jasa keuangan sangat penting. Karena pembelian mobil termasuk motor banyak dilakukan secara kredit," ujar Suparno Djasmin dalam konferensi pers di Menara Astra, Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2022).

Lebih lanjut, Project Director Astra Financial GIIAS 2022 Tan Chian Hok (Ahok) mengatakan mayoritas masyarakat Indonesia masih membeli mobil secara kredit. Pihaknya mengatakan mengalami kenaikan jumlah pembiayaan di semester pertama 2022.

"Secara total itu pasarnya naik juga semua. Di total, di saya kurang lebih Rp 17 triliunan. Kemudian pak Agus (CEO Toyota Auto Finance) ada di sekitar Rp 13 triliunan. Kita total memang tahun ini sangat baik. Semua meningkat rata-rata meningkat 20 sampai 30 persen," ujar pria yang disapa Ahok ini.

Namun, dilanjutkan Ahok, pada semester pertama tahun 2022 ada insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) yang turut mendongkrak pertumbuhan kredit mobil.

"Ya pasti (PPnBM sebagai stimulus). Karena kan 70 persen daripada pembelian mobil dilakukan secara kredit," ungkap dia.

GIIAS diharapkan jadi momentum penjualan otomotif khususnya roda empat di Indonesia. Dalam catatan Astra Financial, tahun lalu bisa membukukan transaksi Rp 830 miliar khusus pameran di GIIAS Jakarta, sedangkan transaksi di GIIAS Surabaya mampu mencetak transaksi Rp 205 miliar.

Melihat potensi pasar yang kian tumbuh, Ahok menargetkan dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya pada GIIAS 2022.

"Mengulang sukses tahun 2021 di mana pencapaian kita mencapai Rp 1 triliun untuk Jakarta Surabaya dan Medan.Pasar otomotif sudah meningkat 50 persen, maka target kita Rp 2 triliun dengan total 4.000 unit di mana Rp 2 triliun itu terbagi atas Jakarta, Surabaya dan Medan," ujar Ahok.

"Sehingga kalau kita perkirakan Jakarta sebagai pangsa yang paling besar minimal Rp 1,5 triliun kita bisa mencapai pada pelaksanaan GIIAS 2022 ini," tambah dia.



Simak Video "Beli Mobil Listrik Kian Mudah, Bisa DP Ringan Hingga Kredit Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT