ADVERTISEMENT

Jokowi Bertemu Bos Toyota dan Mitsubishi di Jepang, Titip Pesan Ini soal Investasi

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 28 Jul 2022 08:31 WIB
Presiden Jokowi bertemu CEO Perusahaan di Jepang
Presiden Jokowi bertemu CEO Perusahaan di Jepang (Foto: BPMI Setpres)
Jakarta -

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo bertemu dengan sejumlah CEO otomotif Jepang. Beberapa bos otomotif yang hadir mulai dari CEO Toyota Motor Corp Akio Toyoda hingga CEO Mitsubishi Motors Corp Takao Kato.

Dikutip Setkab.go.id, Presiden Jokowi mengatakan Jepang merupakan investor terbesar di Indonesia dengan karakter investasi yang berkualitas.

"Saya sangat menghargai kualitas investasi Jepang. Namun, saya juga berharap investor Jepang mempertimbangkan competitiveness-nya. Sehingga dapat bersaing dengan investor lain di Indonesia," ujar Presiden Jokowi dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (27/7/2022).

"In short, kualitas baik, harga bersaing, itulah yang kita harapkan dan saya yakin Indonesia masih merupakan salah satu tempat investasi terbaik," lanjutnya.

Beberapa bos perusahaan yang hadir bertemu langsung Presiden Jokowi di antaranya, CEO Toyota Motor Corp Akio Toyoda, CEO Sojitz Corp Masayoshi Fujimoto, CEO Mitsubishi Corp Katsuya Nakanishi, CEO Mitsubishi Motors Corp Takao Kato, CEO Mitsubishi Chemical Corp Jean-Marc Gilson, CEO Denso Corp Koji Arima, CEO Toyota Tsusho Ichiro Kashitani, Vice President Sharp Corp Masahiro Okitsu, Vice President Inpex Corp Kenji Kawano, dan Vice President Kansai Electric Power Matsumura Mikio.

Presiden Jokowi juga mengungkapkan Indonesia sedang membangun ekonomi hijau termasuk di bidang transisi energi.

"Saat ini juga kita sedang memulai membangun ibu kota baru di mana banyak sekali peluang investasi, mulai dari infrastruktur, teknologi untuk membangun smart city, dan lain-lainnya. Kebijakan investasi juga sudah kita sederhanakan lewat Omnibus Law, Undang-Undang Cipta Kerja, sehingga semua perizinan bisa ditangani secara terkoordinasi di kantor investasi," paparnya.

Kepada para CEO, Presiden pun meminta agar mereka bisa menghubungi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia jika mengalami kendala dalam berinvestasi di Indonesia.

"Para CEO silakan minta nomor HP-nya Menteri Investasi, ini penting. Jika ada masalah bisa langsung berhubungan dengan Menteri Investasi. Jika tidak bisa selesai di Menteri Investasi, silakan hubungi saya," tandasnya.



Simak Video "Prediksi Jokowi: 800 Juta Orang di Dunia Terancam Kelaparan"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT