ADVERTISEMENT

Kapal Induk Terbaru China Disebut Bisa Saingi AS, Ini Alasannya

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 20 Jun 2022 12:57 WIB
Kapal induk China tipe 003 Fujian
Kapal induk China tipe 003 Fujian (Instagram @platimes)
Jakarta -

China resmi meluncurkan kapal induk terbarunya. Dinamakan CV18 'Fujian', kapal induk tipe 003 ini disebut-sebut sudah mampu menyaingi kapal induk milik Amerika Serikat (AS). Apa alasannya?

China menambah jajaran kapal induknya. Setelah memiliki kapal induk Liaoning dan Shandong, China merilis kapal induk terbaru tipe 003 dengan nama lambung, Fujian. Kapal induk Fujian dibangun di galangan kapal Jiangnan Shipyard, di Shanghai, China.

Dalam cuitannya di media sosial Twitter (18/6/2022), Wakil Direktur Departemen Informasi Kementerian Luar Negeri Republik Rakyat China (RRC), Zhao Lijian, mengatakan bahwa Fujian merupakan kapal induk pertama buatan China yang mengadopsi sistem katapel atau catapult.

Dikutip dari Naval News, kapal induk Fujian milik China memiliki dimensi sebanding dengan kapal induk AS seperti kelas Nimitz dan Ford. Secara ukuran, kapal induk tipe 003 terbaru China ini memiliki panjang hingga 320 meter, lebar landasan pacu 73 meter, dan bobot mencapai 80.000 ton.

Dengan adanya sistem catapult, landasan pacu kapal induk Fujian menjadi rata karena pesawat tempur yang mau melakukan take off bakal dilontarkan seperti sistem katapel. Kapal induk Fujian memiliki 3 katapel seperti kapal induk Angkatan Laut AS.

Adapun sistem katapel yang digunakan adalah EMALS (Electromagnetic Aircraft Launch System). Sistem ini menggunakan tenaga listrik, sehingga bisa memberi beberapa keuntungan, seperti lebih sedikit ruang dan dapat meluncurkan pesawat dengan kecepatan yang lebih tinggi.

Sebagai perbandingan, dua kapal induk China sebelumnya, Liaoning dan Shandong masih memakai sistem sky jump, sehingga desain landasan pacunya dibuat miring di bagian depannya. Liaoning (CV16) merupakan kapal induk warisan Rusia dari kelas Kuznetsov, sementara kapal kedua Shandong juga mengusung desain yang sama seperti Liaoning, namun sudah dibuat secara lokal di China.

Setelah diluncurkan, kapal induk Fujian tidak langsung bertugas di Angkatan Laut China, terlebih dahulu akan dilakukan uji tambat dan uji laut atau sea trials sesuai jadwal yang ditentukan.

(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT