Jet Tempur Sukhoi SU-35 Buru Pesawat dan Drone Ukraina, Sempat Diminati Indonesia

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 08 Mar 2022 15:33 WIB
Sukhoi Su-35 Rusia
Sukhoi Su-35. (Screenshot Youtube Kementerian Pertahanan Rusia)
Jakarta -

Pesawat jet Sukhoi Su-35 menjadi salah satu alutsista udara yang diterjunkan Rusia di Ukraina. Pesawat tempur ini disebut-sebut memiliki air superiority (superioritas udara) dengan kemampuan manuver dan persenjataan rudal yang dibawanya. Indonesia pun sempat kepincut dengan Sukhoi Su-35, sebelum akhirnya membatalkan keputusan meminangnya dan beralih ke jet tempur Prancis, Rafale. Lalu seperti apa sih spesifikasi Sukhoi Su-35 ini?

Mengutip laman Airforce Technology, Sukhoi Su-35 merupakan pengembangan dari Sukhoi Su-27. Pesawat ini diklaim memiliki kemampuan manuver dan sudut serang tinggi, sehingga unggul jika harus saling berhadapan dengan pesawat tempur musuh dalam skenario dogfight.

Pesawat ini dikembangkan dan diuji oleh Biro Desain Sukhoi, yang berbasis di Moskow. Sementara untuk proses produksinya diserahkan ke KNAPPO. Dua perusahaan tersebut merupakan bagian dari perusahaan induk, Sukhoi Aviation Holding.

Secara dimensi, Su-35 memiliki panjang 21,9 meter, lebar sayap 15,3 meter, dan tinggi 5,9 meter. Pesawat ini bisa membawa muatan maksimal 8.000 kg dan dioperasikan oleh satu awak pilot.

Kokpit Sukhoi dilengkapi dengan kursi Zvesda K-36D-3.5E yang memungkinkan pilot untuk melontarkan diri pada kecepatan nol dan pada ketinggian nol. Selain itu, kokpit dilengkapi dua layar MFI-35 resolusi tinggi 230 mm x 305 mm dengan dengan bidang pandang 20° x 30°.

Fitur pesawat ini antara lain kontrol fly-by-wire digital quadruplex yang dikembangkan oleh Avionika Moscow Research and Production Complex JSC (MNPK Avionika). Sukhoi Su-35 juga dibekali radar Irbis-E yang bisa mendeteksi dan melacak hingga 30 target udara dalam jarak 400 km, menggunakan mode track-while-scan.

Soal dapur pacu, Sukhoi Su-35 dibekali mesin ganda turbofan Sturn / UFA AL-31F 117S dengan kontrol nozzle thrust-vectoring. Masing-masing mesin itu menyuplai daya dorong 86,3 kN (kilo Newton) atau 142,2 kN dengan afterburn. Mesin tersebut dikembangkan bersama oleh Sukhoi, Saturnus, dan UMPO.

Pesawat ini dapat terbang dengan kecepatan maksimum 2.390 km/jam dengan jangkauan tempuh maksimum 3.600 km hingga 4.200 km. Pesawat ini juga dikenal dengan kemampuan manuvernya yang lincah.

Jet tempur Sukhoi Su-35 bisa menggotong 18 rudal berbagai jenis, mulai dari rudal udara ke udara, rudal udara ke permukaan, termasuk rudal anti kapal.

Beberapa jenis rudal yang bisa dibawa Sukhoi Su-35 antara lain Vympel R-27, Vympel radar-guided medium-range R-77 (AA-12), dan Vympel short-range infrared-guided R-73E (AA-11).

Selain itu ada rudal taktis Molniya Kh-29 (AS-14), rudal anti-radiasi Kh-31P (AS-17), dan rudal jarak jauh Kh-58UShE (AS-11), serta rudal anti-kapal Kh-31A, rudal jarak jauh Kh-59MK (AS-18), Kalibr jarak jauh, dan rudal jarak jauh Yakhont NPO Mashinostroenia.

Su-35 dapat dipersenjatai dengan berbagai bom berpemandu, termasuk bom yang dipandu TV KAB-500Kr, bom yang dipandu satelit KAB-500S-E, bom yang dipandu laser LGB-250, bom yang dipandu TV Kab-1500Kr dan Bom dipandu laser KAB-1500LG.

Pesawat ini juga dapat dipersenjatai dengan roket 80 mm, 122 mm, 266 mm, dan 420 mm. Pun bisa menggotong meriam Gryazev-Shipunov 30 mm GSh-30-1 yang dipasang di sayap kanan dengan 150 butir amunisi.

Untuk peperangan elektronik, Su-35 dibekali radar warning system, radar jammer, co-operative radar jamming system, missile approach warner, dan laser warner and chaff and flare dispenser.

(lua/din)