ADVERTISEMENT

Kemenperin Minta Truk Mercy Rakitan Indonesia Diekspor ke Afrika dan Timteng

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 07 Jun 2022 20:27 WIB
Truk Mercedes-Benz Axor Euro4 Rakitan Indonesia
Truk Mercedes-Benz Axor Euro4. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI) baru saja meluncurkan truk Mercedes-Benz Axor rakitan dalam negeri yang sudah sesuai standar emisi Euro4. Kementerian Perindustrian pun berharap produk tersebut bisa diekspor agar memberi nilai tambah ke industri otomotif dalam negeri.

Seperti disampaikan oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazier, pemerintah senantiasa mendorong lokalisasi komponen dari produk-produk otomotif yang diproduksi di Tanah Air. Di sisi lain, pemerintah juga berharap Indonesia menjadi negara hub, sehingga bisa mengekspor truk-truk ke negara lain.

"Saya berharap Mercedes-Benz Indonesia bisa menjadi hub Asean dan sanggup mengekspor truk ke Afrika atau ke negara-negara Timur Tengah. Apapun merek dari Mercedes-Benz, yang penting itu buatan Indonesia," kata Taufiek saat memberi sambutan di acara peluncuran Mercedes-Benz Axor Euro4 di ICE, BSD, Tangerang, Selasa (7/6/2022).

"Kita selalu mendukung semuanya terkait dengan regulasi. Jadi semua sudah kami siapkan. Dan yang penting adalah, bagaimana industri, khususnya truk ini bisa mendukung perekonomian Indonesia. Apalagi di situasi habis pandemi COVID-19," sambung Taufiek.

Merespons permintaan ekspor truk Kemenperin, General Manager DCVI, Naeem Hassim, belum bisa berbicara banyak. Sebab saat ini DCVI sedang fokus memasarkan produk truk Axor Euro4 untuk market Indonesia.

"Kami baru saja memperkenalkan truk Euro4 sekarang. Selalu ada strategi masa depan seperti soal ekspor, tapi kita harus memastikan lebih dahulu bahwa kita mampu untuk menjangkau seluruhnya. Selalu ada peluang, tetapi fokus sekarang mari masuk Euro4 di Indonesia," kata Hassim kepada wartawan di kesempatan yang sama.

Lanjut Hassim menambahkan, DCVI bisa saja melakukan ekspor ke berbagai negara, termasuk ke negara-negara di Afrika maupun Timur Tengah. Tapi tentunya harus dilihat dulu permintaan spesifikasi kendaraan tersebut seperti apa, misalnya posisi setirnya di kiri. Jika seperti itu, tentu butuh penyesuaian lagi, karena truk Axor yang dirakit di Indonesia mengadopsi setir kanan.

"Jadi tidak ada yang tidak mungkin. Ekspor itu sangat mungkin terjadi, tapi kita harus memastikan terlebih dahulu bahwa kita bisa melakukannya," terang Hassim.

(lua/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT