Malaysia Dekati Tesla untuk Investasi, Pilih Indonesia apa Malaysia Nih?

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Jumat, 13 Mei 2022 17:21 WIB
CEO Tesla Elon Musk melanggar aturan lockdown dengan membuka kembali pabrik Tesla di Fremont, California, AS. Area parkir pabrik Tesla yang penuh dengan mobil baru.
Tak hanya Indonesia, Malaysia juga dikabarkan membuka diri kepada Tesla untuk melakukan investasi di negara mereka.(AP Photo/Ben Margot)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana bertemu dengan CEO Tesla, Elon Musk saat berkunjung ke Amerika Serikat. Namun, Perdana Menteri Malaysia juga sudah memberi undangan terbuka kepada Tesla untuk berinvestasi di negara mereka.

Dilansir dari media nasional Malaysia, Bernama, Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Ismail Sabri Yakoob belum lama ini bertemu dengan Ted Osius, Presiden dan CEO dari US-ASEAN Business Council untuk membicarakan tentang investasi.

Setelah pertemuan tersebut, Datuk Seri Ismail mengatakan pada jurnalis bahwa mereka mengajak Amerika Serikat untuk investasi di bidang kendaraan listrik. Lebih khusus, ia mengungkapkan ketertarikan Malaysia dengan pabrikan Tesla.

"Saya menyarankan kepada Tesla untuk melakukan investasi di Malaysia di bidang produksi kendaraan listrik," ujar Datuk Seri Ismail kepada awak media.

Jika melihat rekam jejaknya, Indonesia sudah lebih dulu bernegosiasi dengan Tesla terkait investasi dan membangun bisnis terkait kendaraan listrik atau pembuatan baterai di Tanah Air.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga sempat bertemu langsung dengan Elon Musk untuk membicarakan investasi.

"Saya tidak menyangka akan disambut dengan ramah dan bersahabat oleh CEO Tesla, Inc. Elon Musk di Giga Factory Tesla di Austin, Texas. Pertemuan ini memang yang pertama kalinya bagi saya dan Elon, tetapi sebetulnya komunikasi kami sudah terjalin selama dua tahun belakangan. Selama kurang lebih satu jam, saya menyampaikan potensi bahan baku baterai kendaraan listrik yang saat ini sedang kami eksplorasi terus lewat program hilirisasi mineral," ujar Luhut.

Terdekat, komunikasi tentang investasi yang akan terjalin antara Indonesia dengan Tesla adalah saat kunjungan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat ini. Dijadwalkan, Jokowi dan rombongan akan bertemu dengan Elon Musk pada Sabtu (14/5/22).

"Pada tanggal 14 Mei saat kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke Amerika Serikat, Elon berjanji akan mengubah schedule-nya menemui langsung Presiden Jokowi yang juga dijadwalkan akan mengunjungi SpaceX," ujar Luhut.

Terakhir, Luhut mengundang Elon Musk untuk datang ke Indonesia dalam forum B-20. B-20 adalah salah satu rangkaian dari perhelatan G-20 yang akan diselenggarakan di Bali pada bulan November nanti.

"Saya berharap ini bukanlah pertemuan kami yang terakhir dan ke depan akan ada pembahasan terkait progres perkembangan industri nikel di Indonesia yang berteknologi tinggi bisa membawa negara kita masuk kepada rantai pasok global industri kendaraan listrik," tutur Luhut.



Simak Video "Elon Musk Tertarik Berinvestasi di RI Usai Bertemu Luhut"
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/din)