Bukan di Indonesia, Volkswagen Investasi Rp 160 T ke Spanyol untuk Mobil Listrik

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Selasa, 10 Mei 2022 10:15 WIB
Logo Volkswagen VW
Volkswagen Group dikabarkan mengucurkan dana senilai 10 miliar euro atau setara dengan Rp 152 triliun ke Spanyol untuk produksi baterai dan kendaraan listrik.(Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Volkswagen Group dikabarkan mengucurkan dana senilai 10 miliar euro atau setara dengan Rp 152 triliun ke Spanyol untuk produksi baterai dan kendaraan listrik.

Dilansir dari Reuters, perusahaan otomotif asal Jerman ini berencana membangun pabrik mobil listrik dan juga sebuah ekosistem pemasok dari ekstraksi lithium hingga perakitan baterai di Spanyol.

"Kami akan menggemparkan produsen mobil terbesar kedua di Eropa (Spanyol) dengan pabrik baterai giga baru dan produksi mobil listrik di dua pabrik," ujar CEO Volkswagen Group, Herbert Diess

Nilai investasi Rp 152 T atau 10 miliar Euro ini meningkat dari rencana awal investasi Volkswagen ke Spanyol. Pada Maret lalu, Volkswagen dikabarkan akan melakukan investasi senilai 7 miliar euro.

Pada kunjungan ke lokasi yang akan menjadi pabriknya, CEO Volkswagen berbicara kepada Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez. Menurutnya, pabrik kendaraan listrik dan baterai ini akan mulai dibangun pada kuartal pertama 2023.

Pabrik yang rencananya akan dibangun ini merupakan pabrik 40 gigawatt-hour (GWh). Targetnya, pabrik ini mulai melakukan produksi secara bertahap dan dimulai pada 2026.

Nilai investasi yang fantastis ini tentu disambut baik oleh Spanyol. Sebab, Volkswagen punya target untuk mempekerjakan lebih dari 3.000 staf di situs tersebut per 2030.

Sementara itu, nama Volkswagen juga sempat masuk bursa calon investor di Indonesia untuk hal industri kendaraan listrik. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia sempat bertemu dengan CEO Volkswagen AG Thomas Schmall von Westerholt untuk membicarakan investasi ini.

Dilaporkan oleh detikFinance sebelumnya, Bahlil sempat mengatakan kalau perusahaan asal Jerman ini sudah mengonfirmasi akan menjadi bagian dari rantai pasok untuk baterai mobil listrik di Tanah Air.

"Terakhir kemarin saya negosiasi sama BASF dan VW. Itu sudah positif masuk. Jadi yang masuk itu ada LG, CATL, BASF, VW, dan Britishvolt dari Inggris," ungkap Bahlil dalam konferensi pers virtual, Rabu (27/4/2022).



Simak Video "Manis tapi Garang! Ini Wujud Mobil Listrik Rp 200 Jutaan dari Mitsubishi"
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/din)