Ini Alasan Istirahat di Bahu Jalan Tol Bikin Macet

ADVERTISEMENT

Ini Alasan Istirahat di Bahu Jalan Tol Bikin Macet

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Minggu, 08 Mei 2022 17:15 WIB
Macet di pertemuan arus dari Tol Layang MBZ dengan jalur bawah Tol Jakarta arah Cikampek (dok. Aplikasi Travoy)
Foto: Macet di pertemuan arus dari Tol Layang MBZ dengan jalur bawah Tol Jakarta arah Cikampek (dok. Aplikasi Travoy)
Jakarta -

Pemudik masih banyak yang memanfaatkan bahu jalan untuk istirahat. Alasannya, rest area di jalan tol penuh sehingga bahu jalan dipenuhi mobil yang parkir.

"Kedisplinan dan ketaatan pemudik pada aturan lalu lintas masih rendah. Itu semua tergambar begitu jelas baik di sepanjang jalan tol maupun arteri. Masih ada pengendara yang didorong faktor kelelahan menggunakan bahu jalan untuk beristirahat," kata pengamat transportasi Djoko Setijowarno dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/5/2022).

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan, mengatakan masih banyak pemudik yang memaksa masuk ke rest area yang sudah sesak pengunjung. Karena penuhnya rest area, pemudik akhirnya memilih parkir di bahu jalan. Kondisi ini makin memperparah lalu lintas.

"Para pemudik diharapkan tetap bersabar, karena secara psikologis ini sudah lelah. Kemudian kedua, toleransi sesama pengemudi lain, karena evaluasi kita titik-titik krusial, titik-titik keterlambatan kepadatan ada di rest area," kata Aan dikutip Korlantas Polri.

"Artinya, para pemudik memaksa masuk ke rest area, kemudian kalau tidak masuk, berhenti di bahu jalan. Ini akan berakibat kecamatan arus lalu lintas di belakangnya," katanya.

Aan mengimbau pemudik yang ingin beristirahat agar keluar dari tol jika rest area tutup. "Kalau memang ngantuk sekali, rest area-nya sudah tutup, bisa keluar dari tol terdekat," ucap Aan.

Praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menambahkan kendaraan yang berhenti di bahu jalan pasti ada aktivitas yang mengganggu arus lalu lintas.

"Seperti melambatkan kendaraan untuk berhenti, berhentinya memakan jalur yang kiri, buka-tutup pintu, jadi tontonan dan lain-lain. Dan kendaraan lain pasti melambatkan kecepatannya atau menghindar ke lajur kanan," sebut Sony kepada detikcom, Minggu (8/5/2022).

Dia menegaskan, bahu jalan tol digunakan untuk keadaan darurat. Sementara tidak kebagian rest area bukan darurat. "Kan bisa ke pintu exit terdekat, pasti ada spaces, minimal dan bisa berhenti di situ karena lebih aman," ucap Sony.

"Hendaknya pengguna jalan tol tidak hanya berpikiran bahayanya saja, tapi pikirkan dampak dari keputusannya yang bisa merugikan orang lain," katanya.



Simak Video "Kenapa Pemudik Pilih Menyebrang Merak-Bakauheni Pada Malam Hari?"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/mhg)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT