ADVERTISEMENT

Bus Double Glass, Bagus dari Luar tapi Tidak Nyaman dari Dalam

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 25 Apr 2022 14:10 WIB
Jakarta -

Dalam beberapa tahun belakangan ini bus dengan konsep kaca depan double glass (kaca ganda) jadi pilihan utama untuk dijadikan armada operator bus di Indonesia. Bus double glass memang memiliki tampilan luar yang gagah dan keren dibanding bus single glass. Tapi dari segi kenyamanan, bus kaca ganda kurang nyaman bagi penumpang karena bisa mengganggu pandangan mereka.

"Kita lihat tren ke depan dengan era double kaca, kita harus akui (itu) bagus dari luar, tapi tidak nyaman dari dalam. Jadi ada banyak testimoni penumpang yang harus kita akomodir," kata Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan, di Kantor Pusat Laksana, Ungaran, Semarang (19/4).

Atas dasar masukan dari penumpang, maka operator bus mulai membangkitkan kembali bus dengan kaca single glass supaya konsumen lebih nyaman pada saat melakukan perjalanan. Hal itu pun disambut baik oleh para karoseri pembuat bodi bus, contohnya seperti Laksana yang melahirkan bodi Legacy SR2 Panorama Single Glass dan Adiputro yang membuat bodi Jetbus 3+ MHD Single Glass.

"Karena kami operator--menurut saya yang benar adalah--mereka bukan mengikuti selera mereka sebagai pemilik bus, tapi mereka harus mengakomodir apa yang diinginkan dan diharapkan oleh masyarakat pengguna bus. Saya berharap Panorama Series Single Glass ini dapat kembali menjadi satu pilihan yang tepat dari semua sisi, karena perjalanan yang kita lalui harus dinikmati penumpang yang kita bawa," sambung pria yang akrab disapa Sani.

Bus single glass Laksana Legacy SR2 Panorama yang akan digunakan PO SANBus single glass Laksana Legacy SR2 Panorama yang akan digunakan PO SAN Foto: Dok. Laksana

Salah satu operator bus yang kembali mempopulerkan penggunaan armada single glass adalah PO SAN yang melayani trayek Jakarta-Bengkulu. Pada akhir 2021 lalu PO SAN merilis dua unit Legacy SR2 Panorama Single Glass.

Bodi Legacy SR2 single glass baru yang digunakan PO SAN itu terinspirasi dari bodi legendaris Laksana, Panorama, yang cukup kondang di tahun 2000-an. Bus ini masuk dalam kategori bus HD (High Decker). Tampak dari depan desainnya berkesan tinggi, sejumlah area pun telah dilengkapi aksen krom yang menampilkan kesan mewah.

(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT