Suka yang Kencang tapi Irit, Anindita Hidayat Idolai Toyota Avanza Manual

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 03 Feb 2022 11:09 WIB
Anindita Hidayat
Anindita Hidayat. Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Selebgram Anindita Hidayat punya sejumlah koleksi mobil mewah di garasi rumahnya. Meski begitu, wanita asal Bandung itu juga suka dengan mobil jenis low MPV 7-Seater seperti Toyota Avanza.

Nama Anindita Hidayat tengah naik daun. Selebgram yang merintis karier sebagai penyiar radio itu kerap diundang sebagai tamu di podcast kanal YouTube tokoh terkenal. Anindita sering membagikan momen saat sedang workout di akun Instagram pribadinya.

Bicara hobi otomotif, Anindita termasuk publik figur yang menggemari dunia mobil. Ia tercatat memiliki sejumlah koleksi mobil, mulai merek Eropa, Jepang, bahkan hingga merek Amerika Serikat.

"Kalau di rumah (sekarang) yang lagi banyak mobil tinggi. Ada Toyota Hardtop, Jeep Wrangler Sahara, (Ford) Ranger, sama sehari-harinya pakai BMW X1," ungkap Anindita ditemui detikOto di Gading Serpong, Tangerang, Banten (20/1/2022).

Saat ini Anindita juga mengaku sedang hobi-hobinya mengoleksi mobil tua seperti BMW E36 lansiran 1994. Mobil ini menjadi istimewa karena ia beli dari hasil jerih payahnya selama ini.

Tak hanya suka dengan mobil mewah dan mobil klasik, Anindita rupanya juga memiliki pengalaman berkesan dengan mobil 'sejuta umat' seperti Toyota Avanza. Anindita mengaku suka dengan keunggulan yang ditawarkan Avanza, mulai mesin yang kencang dan konsumsi bahan bakar yang relatif irit.

Avanza Generasi Kedua Minor Change 2013Avanza generasi kedua (2013) Foto: Toyota

"Aku suka Avanza sih, tapi yang manual ya. Enak lho yang awal-awal itu, Avanza model 2012-2013 zaman aku masih sekolah. (Mobilnya) ngebut, terus bahan bakarnya irit banget. Beda sama Innova yang boros," ungkap Anindita.

Sementara itu jika harus memilih antara mobil penggerak depan (FWD) dengan mobil penggerak belakang (RWD), Anindita memilih mobil dengan sistem penggerak roda belakang.

"Karena setahu aku teorinya itu kalau pakai penggerak roda belakang itu lebih ringan, karena dia kan mendorong, bukan menarik (seperti penggerak roda depan). Jadi aku lebih pilih mobil penggerak roda belakang," jelas Anindita.

(lua/din)