Ganjil Genap Mau Diterapkan di Jalan Tol Selama Nataru, Pengelola Siap?

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 08 Des 2021 19:17 WIB
Toyota Corolla Cross Hybrid melintas di jalan tol Trans Jawa
Kebijakan ganjil genap mau diterapkan selama libur Nataru 2022, pengelola siap? Foto: Muhammad Ridho Suhandi/detikOto
Jakarta -

Pemerintah berencana memberlakukan kebijakan ganjil genap di beberapa ruas tol di Pulau Jawa selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Hal itu bertujuan untuk mencegah mobilitas masyarakat sebagai upaya antisipasi lonjakan kasus COVID-19. Apakah pengelola jalan tol siap?

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, berencana memberlakukan kebijakan ganjil genap mulai 20 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. Kebijakan ini rencananya diterapkan di wilayah aglomerasi, jalan tol, hingga perbatasan provinsi.

Ada 4 ruas yang bisa dipastikan memberlakukan ganjil genap, mulai tol Tangerang-Merak, ruas tol Bogor-Ciawi Cigombong, ruas tol Cikampek-Palimanan-Kanci, hingga ruas tol Cikampek-Padalarang-Cileunyi.

CEO Toll Road Business Group (ASTRA Infra) Kris Ade Sudiyono mengatakan bahwa pihaknya selalu mendukung apa pun kebijakan pemerintah, termasuk rencana pemberlakuan pembatasan mobilitas masyarakat melalui penerapan ganjil genap di tol.

"Kita akan mendukung apa pun kebijakan dari pemerintah. Apakah tadinya rencana PPKM Level 3, lalu tidak jadi PPKM Level 3 dan kemudian ada arahan dari Menteri Perhubungan akan dilakukan ganjil genap, kita juga masih menunggu. Rencananya besok Kamis kita akan koordinasikan dengan Dirjen Perhubungan Darat dan Korlantas terkait dengan teknis aturannya dan detailnya," ujar Kris dalam Media Gathering Virtual, Rabu (8/12/2021).

ASTRA Infra sendiri melalui 7 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yaitu Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan, Jombang-Mojokerto, Semarang-Solo, Surabaya-Mojokerto, Kunciran-Serpong dan Kebon Jeruk-Ulujami mengatakan telah melakukan persiapan yang menyeluruh untuk melayani pengguna jalan tol selama momen Nataru berlangsung.

Ditambahkan Kepala ASTRA Infra Tol Street Tangerang-Merak M Adi Reza, saat ini pihaknya telah menyiapkan personel maupun alat-alat produksi untuk mengantisipasi apabila terjadi lonjakan traffic kendaraan selama periode Nataru.

"Terjadi atau tidak ganjil genap di tol Tangerang-Merak, semua persiapan sudah dilakukan dan kami sudah siap. Sebagai informasi, kami sudah mempunyai dan menyiapkan 4 unit ambulans. Kemudian ada 1 unit rescue truck, 7 kendaraan patroli, ada beberapa armada PJR (Patroli Jalan Raya) yang mendukung kegiatan tersebut," kata Adi dalam kesempatan yang sama.

Terkait rencana ganjil genap di tol, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menyatakan kebijakan ini masih dikoordinasikan dengan Korlantas Polri.

Kamis besok, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan Korlantas Polri yang dipimpin Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. "Sementara ini rencananya masih mau dimatangkan lagi dengan Korlantas Polri. Akan ada rapat hari Kamis di Kemenhub dipimpin langsung pak Menteri," ujar Budi kepada detikcom, Selasa (7/12/2021)

(lua/rgr)