Tak Cuma Kereta, INKA Produksi Bus Listrik, Sekali Cas Bisa Jalan 200 Km

Tim detikcom - detikOto
Senin, 08 Nov 2021 12:41 WIB
Bus Listrik PT INKA Madiun
Bus Listrik PT INKA Madiun. Foto: Sugeng Harianto.
Jakarta -

PT Industri Kereta Api (INKA) dikenal sebagai produsen kereta api. Tapi, perusahaan yang berbasis di Madiun, Jawa Timur, ini juga bakal memproduksi bus listrik.

INKA sebelumnya telah melakukan uji coba bus listrik. Prototipe bus listrik INKA namanya E-INOBUS. Bus listrik itu sebelumnya telah melakukan uji landasan pada 13 Agustus 2020 dan telah lulus uji dengan mendapatkan Sertifikat Uji Tipe (SUT) kendaraan bermotor pada tanggal 10 September 2020 di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) yang berlokasi di Cibitung, Jawa Barat.

General Manager Pengembangan PT INKA Junaidi menyampaikan PT INKA sebagai produsen kereta api, tetapi sekarang juga membuat bus listrik karena bus listrik pada prinsipnya hampir sama dengan desain kereta api bahkan lebih simpel.

"Oleh karena itu INKA juga akan masuk ke bus listrik, baik yang ukuran 8 meter maupun yang 12 meter. Prototipe yang sudah jadi dan dibawa ke pameran ini bus ukuran 8 meter, sekarang kami sedang berproses di Madiun untuk yang 12 meter dan 8 meter," katanya seperti dikutip Antara.

Menurutnya, bus listrik INKA bisa melaju sejauh 250 km sekali pengisian baterai. Jarak sampai 200 km menyisakan baterai 20%, kalau dihabiskan bisa mencapai 250 km.

Menurut dia prototipe bus listrik tersebut sudah dilakukan uji coba di Madiun, Bali, dan Jakarta. "Nanti kalau ada yang pesan baru kami produksi, kami siap untuk komponen maupun fasilitas pabriknya," katanya.

Bicara spesifikasi, kecepatan maksimal bus E-INOBUs mampu tembus 90 KM/jam dan memiliki maksimal gradeability (kemampuan kendaraan mendaki tanjakan) 14%.

Sedangkan pengisian daya sekitar 3-4 jam dengan jarak tempuh sekali charging 200-250 KM. Selayaknya bus listrik yang terkenal senyap, E-INOBUS memiliki tingkat kebisingan rata-rata 71 dB.

Keunggulan lain dari bus listrik ialah efisiensi, dari segi perawatan dan konsumsi bahan bakar. Bus listrik dikatakan lebih efisien 58% dibanding bus diesel. Hal ini didasar dari catatan pengujian yang sudah dilakukan E-INOBUS dari lintas dalam kota dan luar kota (tol) dengan total jarak 122 km.



Simak Video "Akhir Tahun 2021, Kenya Akan Rilis 50 Bus Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)