ADVERTISEMENT

Seluk Beluk Sopir Bus AKAP, Begini Pembagian Jam Kerja dan Waktu Liburnya

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 03 Nov 2021 17:40 WIB
Mengenal sistem kerja sopir bus AKAP
Foto: Luthfi Anshori/detikOto. Mengenal sistem kerja sopir bus AKAP.
Jakarta -

Sopir bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) menjadi profesi yang menarik dikulik sistem kerjanya. Sebab sopir bus AKAP menghabiskan waktu di jalan raya setiap harinya untuk mengantarkan penumpang dari satu kota ke kota lainnya. Lalu kapan mereka mendapatkan libur ya?

Diungkapkan Direktur PT Rosalia Indah Transport FX. Adimas Rosdian Bbuscom, sistem kerja sopir AKAP di PO Rosalia Indah menggunakan sistem kerja 26 hari dan libur 4 hari setiap bulannya. Jam kerja dan waktu libur bus AKAP karena menyesuaikan kondisi awak bus di lapangan.

"Kalau standar kita (PO Rosalia Indah) untuk driver itu akumulasi bulanannya, jatah libur mereka (driver) itu dua PP (pulang-pergi) atau sekitar 4 hari. Jadi masa aktif/jam kerja mereka 26 hari. Cuma operasional mereka di lapangan menyesuaikan," kata Adimas di Palur, Karanganyar, beberapa waktu lalu.

Armada bus PO Rosalia Indah di Kantor Pusat, Palur, KaranganyarIlustrasi bus AKAP Foto: Luthfi Anshori/detikOto

Menurut Adimas, setiap dua bus PO Rosalia Indah dibekali 5 sopir, dengan rincian 4 sopir utama dan 1 sopir cadangan. Selain itu, setiap bus juga dilengkapi oleh asisten driver atau pramugari-pramugara khusus armada premium.

"Karena modelnya kita dua armada bus ini ada satu cadangan sopir. Totalnya dua armada bus itu diberikan lima sopir. Jadi nanti ketika ada satu sopir turun, maka cadangan ini naik (untuk menggantikan) supaya semua dapat masa kerja 26 hari tadi," lanjut Adimas.

Menurut Adimas, seorang driver setiap bulannya bisa jalan sebanyak 11-12 PP. Tapi kadang baru 4 PP-5 PP mereka turun untuk libur, nanti yang naik sopir cadangannya. Sistem ini bisa berlaku untuk rute yang relatif tidak terlalu jauh seperti rute Solo-Jakarta (PP).

Pengalaman naik kelas Super Top PO Rosalia IndahSopir bus AKAP PO Rosalia Indah memiliki jam kerja 26 hari dan libur 4 hari setiap bulannya Foto: Luthfi Anshori/detikOto

Kemudian untuk gajinya, yang digunakan adalah sistem gajian bulanan dan premi. "Jadi untuk premi, dalam satu PP ini untuk awak bus mendapatkan hak bayarannya, terus nanti juga dapat tabungan dan dapat bonus yang bakal diberikan di akhir bulan atau seperti gaji bulanan," sambungnya.

Setiap bus biasanya dilengkapi oleh dua sopir, yang masing-masing akan menjadi driver tengah atau driver pinggir. Driver tengah mengemudikan bus pada pertengahan perjalanan, sementara driver pinggir mengemudikan bus di awal dan akhir perjalanan. Jika salah satu dari mereka mengemudikan bus, maka yang lainnya akan beristirahat atau tidur di ruang khusus di bus yang biasanya disebut sebagai kandang macan.

Lalu untuk asisten driver, pramugari, dan pramugara bagaimana istirahatnya? "Sama seperti driver, pramugari ini juga akan ikut tektokan (PP). Jadi misal dari Malang ke Jakarta, dari Malang siang lalu sampai Jakarta dini hari, maka mereka bisa beristirahat dulu (di mess/asrama) dan siangnya balik lagi ke Malang," kata Adimas.

(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT