Pelat Nomor Kendaraan Putih Tulisan Hitam Sudah Beredar di Jakarta, Polisi Bakal Telusuri

Tim Detikcom - detikOto
Selasa, 14 Sep 2021 15:59 WIB
Pelat nomor kendaraan warna putih di Jakarta
Pelat nomor putih tulisan hitam melintas di Jakarta Foto: Syailedra Hafiz/detik.com
Jakarta -

Secara mengejutkan tampilan pelat nomor putih tulisan hitam melintas di jalan bebas hambatan atau Tol dalam kota. Tentu hal ini mengejutkan mengingat penerapan pelat nomor kendaraan putih tulisan hitam baru akan dimulai tahun depan.

Pihak berwajib pihak Kepolisian Republik Indonesia pun bingung kenapa pelat nomor putih bertulisan hitam sudah beredar.

"Sebenarnya tidak boleh, kami sedang buatkan STR (Surat Telegram) untuk belum diberlakukan karena sedang disiapkan materialnya," kata Kasudit STNK Korlantas Polri Komisaris Besar Taslim Chairuddin, seperti yang dikutip CNN Indonesia.

Taslim juga mengatakan pihaknya saat ini sedang koordinasi langsung dengan Polda Metro Jaya.

"Saya pastikan dulu, saya koordinasi dengan metro jaya," ujar Taslim.

Aturan perubahan warna pelat nomor kendaraan dari dasarnya hitam menjadi putih sudah diteken Kapolri Listyo Sigit Prabowo pada ini pada 5 Mei 2021. Namun dijadwalkan baru akan berlaku tahun depan.

Pelat nomor kendaraan warna putih di JakartaPelat nomor kendaraan warna putih di Jakarta Foto: Syailedra Hafiz/detik.com

Demikian diungkapkan Kasubdit STNK Korlantas Polri Komisaris Besar Taslim Chairuddin dalam perbincangan dengan detikOto, beberapa waktu lalu.

"Pelaksanaanya di lapangan nanti juga bertahap, kita mulai dari kendaraan baru daftar, perpanjangan STNK 5 tahunan, balik nama atau memang ada perubahan NRKB, karena TNKB pada dasarnya menjadi hak milik pemilik ranmor karena dibebankan PNBP, makanya ketika akan diganti menunggu masa pakainya habis," kata Taslim kepada detikOto beberapa waktu lalu.

Taslim menambahkan saat dilakukan secara bertahap agar masyarakat tidak kaget saat desain pelat nomor baru diterapkan.

"Ini disebabkan TNKB ada PNBPnya atau dipungut biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak, sehingga TNKB pada dasarnya adalah milik masyarakat, ketika kita akan gantikan jangan merugikan masyarakat. Kalau diganti secara serentak, siapa yang mesti bayar PNBPnya. Hal ini juga perlu dipahami oleh masyarakat agar nantinya jangan kaget ketika dilapangan, ada 2 macam TNKB umum, yang lama dan yang baru," Taslim menambahkan.

Desain pelat nomor kendaraan atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) baru berwarna putih tulisan hitam tertulis dalam Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor Pasal 45, yakni:

(1) TNKB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat (1) berwarna dasar:

a. putih, tulisan hitam untuk Ranmor perseorangan, badan hukum, PNA dan Badan Internasional;

b. kuning, tulisan hitam untuk Ranmor umum;

c. merah, tulisan putih untuk Ranmor instansi pemerintah; dan

d. hijau, tulisan hitam untuk Ranmor di kawasan perdagangan bebas yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(2) Warna TNKB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambahkan tanda khusus untuk Ranmor listrik yang ditetapkan dengan Keputusan Kakorlantas Polri.

(3) TNKB dipasang pada tempat yang disedial

(4) Standardisasi spesifikasi telmis TNKB ditetapkan dengan Keputusan Kalmrlantas Polri.

(5) Pengadaan material TNKB diselenggarakan secara terpusat oleh Korlantas Polri.

Saat ini detikOto coba terus menghubungi hubungan masyarakat Kabid Humas Polda Lampung, akan tetapi hingga saat ini belum juga ada tanggapan.



Simak Video "Deretan Mobil Terlaris Periode Januari-Oktober 2021, Avanza Perkasa!"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)