Terpopuler Sepekan

Medali Emas Olimpiade Dijual, Bisa Dapat Mobil atau Motor?

Tim detikcom - detikOto
Minggu, 08 Agu 2021 14:35 WIB
Ada kejadian tak biasa di nomor lompat tinggi putra Olimpiade Tokyo 2020. Gianmarco Tamberi (Italia) dan Mutaz Essa Barshim (Qatar) sepakat berbagi medali emas.
Medali emas Olimpiade Tokyo 2020 Foto: Getty Images
Jakarta -

Harga dari medali emas Olimpiade apakah setara satu unit motor atau mobil menjadi salah satu berita terpopuler sepekan. Meski sejatinya, medali emas Olimpiade tidak bisa diukur secara materi karena perjuangan meraihnya tak ternilai.

Sebagai informasi awal, medali emas yang diperebutkan di ajang Olimpiade, Asian Games, atau event sejenisnya, sebenarnya tidak 100% terbuat dari emas.

Medali emas sebenarnya terbuat dari bahan perak yang dilapisi emas. Di Olimpiade, dari total berat medali emas 556 gram, cuma 6 gramnya yang benar-benar emas.

Sementara medali perak terbuat dari 100% perak dengan bobot 550 gram. Sedangkan perunggu memiliki bobot 450 gram dengan komposisi 95% tembaga dan 5% timah.

Bagaimana jika medali-medali itu dilebur dan kemudian dijual. Berapa nilainya?

Dikutip dari CNN Internasional, sebuah medali emas akan memiliki harga sekitar US$ 800 (Rp 11,4 juta) jika dilebur oleh pemiliknya. Jumlah tersebut tak cukup untuk memboyong motor matic paling murah yang dijual di Indonesia.

Sementara medali perak dihargai US$ 450 (Rp 6,4 juta) dan perunggu senilai US$ 5 (Rp 71.400).

Dilihat dari nominalnya, jumlahnya memang tidak besar. Tapi sekali lagi, nilai yang dimiliki sebuah medali Olimpiade tentu saja sangat tinggi. Apalagi jika sudah menjadi bagian dari sejarah.

Beberapa waktu lalu, misalnya, sebuah medali dari Olimpiade 1896 laku dilelang dengan harga USD 180.000, itu setara dengan Rp 2,5. miliar.

Medali emas yang dimenangi atlet asal Kuba Leuris Pupo di Olimpiade London juga laku tinggi belum lama ini. Medalinya terjual dengan harga USD 73.200, atau sekitar Rp 1 miliar lebih.

Jarang sekali terdengar ada atlet menjual medali Olimpiade yang mereka miliki. Kalaupun ada, umumnya dilakukan di balai lelang dan untuk tujuan amal.

Para atlet peraih medali emas malah mendapatkan bonus dalam jumlah sangat besar dari masing-masing negaranya. Termasuk di Indonesia, di mana pemerintah sempat menjanjikan Rp 5 miliar buat peraih emas. Itu belum termasuk bonus-bonus lain yang bisa didapat dari pemerintah daerah atau pihak swasta.



Simak Video "Kasus Baru Melonjak! Corona Varian Delta Hantui Olimpiade Tokyo"
[Gambas:Video 20detik]
(din/riar)