Anggaran Perbaikan Jalan di DKI Jakarta 2021 Sebesar Rp 30 Miliar

M Luthfi Andika - detikOto
Rabu, 30 Jun 2021 09:31 WIB
Memasuki musim penghujan banyak jalanan di Jakarta yang berlubang. Petugas Bina Marga pun melakukan penambalan lubang tersebut.
Ilustrasi perbaikan jalanan di Jakarta Foto: detik.com/oto.detik.com
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta sangat serius untuk bisa meningkatkan kualitas jalan yang menjadi bagian dari jantung ibu kota. Bayangkan saja untuk perbaikan jalan Pemprov DKI jakarta menganggarkan dana hingga Rp 30 miliar untuk 2021. Tapi kok masih banyak jalanan di Jakarta yang tidak memiliki kualitas terbaik ya?

Memang tidak semua jalanan di Jakarta memiliki kualitas yang buruk, terlebih untuk bisa memperbaikan jalanan membutuhkan proses tidak sekaligus semua jalanan diperbaiki dan jika diperbaiki tergantung dari kategori kerusakan jalan. Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Hari Nugroho kepada oto.detik.com.

"Untuk tahun 2021, secara umum Dinas Bina Marga telah menganggarkan dana perbaikan sebesar Rp 30 Miliar untuk pemeliharaan berkala dan Rp 3,5 Miliar untuk perbaikan rutin. Anggaran ini belum termasuk anggaran kegiatan strategis, perbaikan jalur bus way dan kegiatan perbaikan di suku dinas Bina Marga 5 kota administrasi," ucap Hari.

Hari juga mengatakan bahan material yang digunakan untuk perbaikan jalan itu menggunakan aspal dan beton.

"Secara umum, perbaikan jalan dilakukan mengikuti kondisi perkerasan yang ada yaitu Flexible Pavement atau perkerasan lentur yaitu Aspal dan Rigid Pavement atau Perkerasan kaku yaitu Beton," hari menerangkan.

Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Boulevard Raya yang rusak kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (28/2). Menurut keterangan warga jalan tersebut rusak karena proyek jalan tol dan akibat dampak banjir yang memperparah kerusakan sehingga jalanan menjadi penuh lubang dan becek menyebabkan bahaya kepada pengendara motor.Ilustrasi sejumlah kendaraan melintas di Jalan Boulevard Raya yang rusak kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (28/2). Menurut keterangan warga jalan tersebut rusak karena proyek jalan tol dan akibat dampak banjir yang memperparah kerusakan sehingga jalanan menjadi penuh lubang dan becek menyebabkan bahaya kepada pengendara motor. Foto: Pradita Utama

Lalu apa yang menjadi pertimbangan untuk mengambil keputusan memperbaiki jalanan? "Penanganan perbaikan jalan dilakukan berdasarkan pengelompokan kondisi atau tingkat kerusakan jalan," Hari menambahkan.

Dalam pemberitaan detikOto sebelumnya Hari menjelaskan untuk bisa melakukan perbaikan jalanan itu membutuhkan analisa terlebih dahulu.

"Perbaikan jalan dilakukan berdasarkan analisa atau kajian terhadap hasil pengecekan rutin dan juga aduan dari masyarakat yang akan dikategorikan sesuai kondisinya," jawab Hari.

Hari juga mengatakan untuk bisa melakukan perbaikan tergantung dari kondisi jalanan, di situlah analisa berperan apakah kondisi kerusakan itu sedang atau besar.

"Untuk kategori kerusakan ringan dilakukan dengan perawatan rutin seperti penambalan lubang dengan coldmix oleh tim satgas, untuk kategori kerusakan sedang dilakukan perawatan berkala seperti overlay area permukaan jalan, sedangkan untuk kerusakan berat dilakukan peningkatan jalan dengan perbaikan jalan mulai dari pondasi perkerasan hingga area surface atau permukaannya," penjelasan Hari.



Simak Video "Aspal Lebih Halus, Tapi Kenapa Beton yang Dipakai untuk Jalan?"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)