Pemprov DKI Jakarta Menjawab Soal Kualitas Jalanan di Jakarta

M Luthfi Andika - detikOto
Selasa, 29 Jun 2021 18:00 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Boulevard Raya yang rusak kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (28/2). Menurut keterangan warga jalan tersebut rusak karena proyek jalan tol dan akibat dampak banjir yang memperparah kerusakan sehingga jalanan menjadi penuh lubang dan becek menyebabkan bahaya kepada pengendara motor.
Ilustrasi jalanan berlubang Foto: Pradita Utama/oto.detik.com
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta melalui Bina Marga menjawab perihal kondisi kualitas jalanan di Jakarta. Dijelaskan untuk bisa mengetahui kualitas jalanan di DKI Jakarta, ada pengkategorian atau penggolongan kondisi jalanan. Sehingga dipastikan tidak semua kondisi jalanan di DKI Jakarta memiliki kualitas yang buruk atau jelek.

Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Hari Nugroho kepada oto.detik.com. Dia menjelaskan Pemprov DKI Jakarta memiliki satuan khusus yang melakukan pengecekan kualitas jalanan di DKI Jakarta.

"Dinas Bina Marga memiliki satuan tugas khusus yang biasa dikenal publik sebagai pasukan kuning yang memiliki tugas untuk bersiap siaga dan berpatroli memantau serta melaporkan kondisi pemeliharaan jalan," jelas Hari kepada detikOto.

"Pasukan kuning inilah yang menjadi salah satu ujung tombak Dinas Bina Marga untuk melakukan pengecekan jalan yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Selain itu Dinas Bina Marga menyadari bahwa dibutuhkan kolaborasi dengan warga Jakarta, laporan atau aduan dari masyarakat merupakan informasi yang sangat penting bagi DBM dalam melakukan pengecekan kondisi dan perbaikan jalan," Hari menambahkan.

Memasuki musim penghujan banyak jalanan di Jakarta yang berlubang. Petugas Bina Marga pun melakukan penambalan lubang tersebut.Ilustrasi memasuki musim penghujan banyak jalanan di Jakarta yang berlubang. Petugas Bina Marga pun melakukan penambalan lubang tersebut. Foto: Hasan Alhabshy

Untuk mengetahui kualitas jalanan di Jakarta, Hari menjelaskan Pemprov DKI Jakarta mengkategorikan kondisi setiap jalanan di wilayah DKI Jakarta.

"Pengkategorian kondisi jalan dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu kerusakan ringan, sedang contohnya permukaan jalan cracking pada panjang segmen dari 20 - 50% panjang segmen tinjauan, dan kondiri berat bisa dicontohkan dengan jalan memiliki transverse/longitudinal craking pada >50% panjang jalan yang ditinjau," ucap Hari.

Mau mengadukan kondisi jalanan di wilayah DKI Jakarta yang jelek? Tetap pantau artikelnya di oto.detik.com ya.



Simak Video "Pemprov DKI Ubah Pola Tata Kota Jadi Transit Oriented Development"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)