Kata Bos PO Haryanto Bus Mercy Paling Tepat untuk Cari Cuan, Ini Jawaban Daimler

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 23 Jun 2021 17:34 WIB
PO Haryanto
PO Haryanto. (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jakarta -

Bos PO Haryanto pernah mengatakan bahwa sasis bus Mercedes-Benz paling tepat dipilih untuk armada bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi). Alasannya karena bus lebih bisa diandalkan untuk perjalanan jarak jauh melintas tol Trans Jawa. Bagaimana tanggapan Daimler Indonesia selaku Agen Pemegang Merek truk dan bus Mercedes-Benz di Indonesia?

Direktur Operasional PO Haryanto, Rian Mahendra, mengatakan bahwa sebagian besar armada busnya menggunakan sasis buatan Mercedes-Benz. Lebih banyak dari sasis buatan Hino.

"Tergantung kebutuhan saja. Di sini yang paling banyak Hino sama Mercy. Perbandingannya sekarang Mercy (Mercedes-Benz) 80% dan Hino 20%," ujar Rian, kepada detikcom, di Kudus, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Menurut anak Haji Haryanto tersebut, sasis dan mesin Mercedes-Benz paling diandalkan untuk kebutuhan operasional di jalur tol Trans Jawa. Selain itu, Mercy juga memiliki sistem pendinginan mesin yang lebih baik dibanding sasis Hino.

"(Jadi di) sistem pendinginan, kapasitas oli Mercy lebih besar," sambung Rian. "(Selain itu) berdasarkan apa yang kita rasakan, kita berpikir, bahwasannya untuk medan Trans Jawa saat ini Mercy yang paling bisa diajak kerja. Paling cuan, dalam hal apapun, paling tepatlah," katanya lagi.

Head of Bus Product & Sales, Daimler Commercial Vehicles Indonesia, Adri Budiman, membenarkan pernyataan itu. Menurut Adri, Mercedes-Benz memiliki produk bus yang bisa diandalkan untuk mengangkut penumpang dan barang dalam jarak jauh.

"Benar. Bus Mercedes-Benz telah teruji untuk perjalanan marathon jarak jauh seperti Trans Jawa. Hal ini didukung oleh durabilitasnya yang bisa diandalkan, khususnya dengan kehadiran mesin OM 906 LA, sebuah contoh konkret keunggulan mesin bus OH 1626 L yang memiliki kapasitas oli 31 liter, sehingga pendinginan mesin lebih baik dibandingkan produk lainnya," kata Adri, kepada detikOto, Rabu (23/6/2021).

Menurut Adri, sasis bus Mercedes-Benz seperti OH 1626 L, tak hanya memiliki performa lebih baik dari segi pendinginan mesin. Namun juga memiliki sasis model space frame. Space frame, artinya bus ini memiliki bagasi bawah yang tembus dari kedua sisi bodi, sehingga bisa mengangkut barang lebih banyak atau barang yang dimensinya lebih panjang dan lebar.

Keunggulan lain pada model OH 1626 L adalah suspensi udara. "Saat ini (model itu) merupakan pangsa terbesar di segmen sasis 16 ton dengan suspensi udara. Terlebih lagi, sasis ini memiliki harga kompetitif di kelas bus dengan ukuran 12 meter. Secara teknis, kelebihan sasis ini mampu memberikan kenyamanan lebih karena sudah menggunakan air suspension serta mesin OM906 LA yang sudah teruji dan dapat diandalkan di segala kondisi jalan," jelas Adri.

(lua/din)