Harga Tiket Bus Jakarta-Surabaya, 15 Hari Jelang Larangan Mudik

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 20 Apr 2021 09:31 WIB
Suasana Terminal Pulogebang masih sepi empat hari jelang Natal 2020
Ilustrasi terminal bus. Foto: Luthfi Anshori/detikcom
Jakarta -

Pemerintah resmi memberlakukan larangan mudik mulai 6 Mei sampai 17 Mei 2021. Kebijakan itu diprediksi membuat terjadinya lonjakan penumpang bus sebelum tanggal 6 Mei. Selain itu, harga tiket bus juga diperkirakan naik akibat permintaan yang tinggi ini. Lalu bagaimana harga tiket bus sekarang ini?

Ambil contoh untuk trayek Jakarta-Surabaya, berdasarkan informasi di aplikasi Redbus, untuk keberangkatan tanggal 20 April 2021, harga tiket bus yang ditawarkan mulai Rp 210.000 hingga termahal Rp 430.000.

Sementara untuk jadwal keberangkatannya dibagi tiga tahap, yakni pagi mulai pukul 06.00 WIB hingga 11.59 WIB, siang pukul 12.00 WIB hingga 17.59 WIB, dan malam pukul 18.00 hingga 23.59 WIB. Ada sekitar 15 Perusahaan Otobus (PO) yang mengisi salah satu rute perjalanan 'tergemuk' di Jawa ini.

Pilihan kelas di rute Jakarta-Surabaya juga sangat beragam, mulai VIP AC, Executive AC, bahkan juga ada pilihan bus double decker (bus tingkat), serta sleeper bus, yang membuat penumpangnya bisa rebahan sepanjang perjalanan.

Berikut daftar harga tiket bus Jakarta Surabaya per tanggal 20 April 2021:

1. Haryanto (Executive AC 2+2): Rp 367.500.000
2. KYM Trans: Rp 295.000
3. Sinar Jaya (Executive Seat 32): Rp 260.000
4. Sinar Jaya (Suite Class 1+1): Rp 430.000
5. Harapan Jaya (Executive Double Decker): mulai Rp 280.000
6. Damri (Executive AC 2+2): Rp 285.000
7. Damri (Royal Class): Rp 337.500
8. PO Mawar (Executive AC 2+2): Rp 240.000
9. Putera Mulya (VIP AC 2+2): Rp 370.000
10. Medali Mas (Executive AC 2+2): Rp 320.000
11. Handoyo (VIP AC 2+2): Rp 225.000
12. Kramat Djati (Executive AC 2+2): Rp 275.000
13. Pahala Kencana (Executive AC 2+2): Rp 250.000
14. Sari Indah (Executive AC 2+2): Rp 210.000
15. Mitra Titian Nusantara (Executive AC 2+2): Rp 265.000

Ketua Umum BisMania Community, Zaenal Arifin, mengatakan bahwa per hari Senin (19/4/2021), perusahaan otobus (PO) mulai banyak yang menaikkan harga tiket. Hal itu sehubungan dengan larangan mudik 2021.

"Beberapa PO sudah mulai menaikkan harga tiket. Kalau tadi saya cek, mereka mulai kompak (menaikkan harga tiket)," kata Zainal, kepada detikOto, melalui pesan singkat, Senin (19/4/2021).

Lanjut Zainal menjelaskan, harga tiket bus minggu ini naik sekitar 20-30% dari harga normal. Kenaikan harga tiket bus tersebut dilakukan oleh PO-PO yang beroperasi di Jawa.

"(Sementara untuk PO) Sumatera ada yang (baru menaikkan harga tiket bus) per tanggal 20 April sampai 25 April besok," jelas Zaenal.

Menurut Zainal, kenaikan harga tiket bus terjadi karena puncak arus mudik akan terjadi sebelum tanggal 6, di mana pada tanggal itu akan diberlakukan larangan mudik.

"Terutama (bus yang trayeknya) ke Sumatera itu, menjual tiket terakhir tanggal 4 (Mei 2021)," tukasnya.



Simak Video "Dilema Korlantas soal Boleh atau Tidaknya Mudik Sebelum 6 Mei"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)