Volkswagen dan Microsoft Kolaborasi Mau Kalahkan Tesla

Rizki Pratama - detikOto
Sabtu, 13 Feb 2021 12:51 WIB
WOLFSBURG, GERMANY - DECEMBER 04: A Volkswagen t-roc is presented in one of the twin car towers at the Volkswagen Autostadt visitors center on December 4, 2018 in Wolfsburg, Germany. Volkswagen, Germanys biggest carmaker, has been embroiled in a costly emissions scandal after it installed illegal software in millions of its cars. The car giant announced recently that the company will face a difficult year in 2019 due to ongoing court cases stemming from the software, designed to manipulate emissions in diesel cars, which has so far cost the company EUR 28 billion in fines and costs. (Photo by Carsten Koall/Getty Images)
Kerjasama Microsoft dan Volkswagen kembangkan mobil otonom. Foto: Getty Images/Carsten Koall
Jakarta -

Volkswagen baru saja mengumumkan mereka bekerja sama dengan Microsoft untuk memajukan teknologi kendaraan otonom. Anak perusahaan Car.Software-nya VW akan bekerja sama dengan raksasa teknologi yang berbasis di Seattle itu untuk mengembangkan platform penggerak otomatis berbasis cloud. VW mengklaim ini akan memungkinkan proses integrasi yang lebih cepat ke kendaraan masa depannya.

"Saat kami mengubah Grup Volkswagen menjadi penyedia mobilitas digital, kami ingin terus meningkatkan efisiensi pengembangan perangkat lunak kami," kata kepala divisi Car.Software, Dirk Hilgenberg seperti dilansirkan oleh Carbuzz.

"Dengan menggabungkan keahlian komprehensif kami dalam pengembangan solusi berkendara terkoneksi dengan cloud Microsoft dan pengetahuan rekayasa perangkat lunak, kami akan mempercepat penyampaian layanan mobilitas yang aman dan nyaman," sambungnya.

VW Group dan Microsoft membuat kesepakatan kerja sama pertama mereka pada 2018 untuk membangun cloud otomotif. Sementara itu operasi untuk armada uji dijadwalkan akan dimulai akhir tahun ini. VW berharap dapat mulai menggunakan perangkat lunak ini di mobil produksi seperti VW ID.4 dan ID.6 yang akan dijual pada tahun 2022.

Alasan utama lain mengapa VW membutuhkan bantuan Microsoft adalah untuk membuat jaringan pembaruan perangkat lunak over-the-air yang mirip dengan Tesla. Musim semi lalu, sebuah catatam kecil bocor yang mengungkapkan CEO Grup VW Herbert Diess "khawatir" tentang keunggulan Tesla dalam perangkat lunak dan program mengemudi otonomnya.

Tujuan dari kemitraan ini adalah untuk meredakan kekhawatiran tersebut dan pada akhirnya memberikan keunggulan kompetitif kepada VW. Microsoft juga tampaknya cukup yakin dapat mengirimkan barang yang diharapkan untuk mitranya.

"Ini adalah evolusi berikutnya dari pekerjaan dasar kami dengan Grup Volkswagen untuk meningkatkan transformasi mereka sebagai penyedia mobilitas yang digerakkan oleh perangkat lunak," kata wakil presiden eksekutif Microsoft, Cloud + AI, Scott Guthrie,"

"Kekuatan Microsoft Azure dan kemampuan komputasi, data, dan AI-nya akan memungkinkan Volkswagen memberikan solusi mengemudi otomatis yang aman dan andal kepada pelanggan mereka dengan lebih cepat," lanjutnya.



Simak Video "Bocor! VW Siapkan T-Cross untuk Indonesia, Penantang Berat Raize-Rocky"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)